Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Lamtoro adalah tanaman yang biasanya menjadi pakan ternak. Hal tersebut dikarenakan lamtoro memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, sehingga bisa meningkatkan nutrisi pada hewan ternak.
Dengan menanam lamtoro, peternak juga bisa mencukupi kebutuhan pakan ternaknya dengan mudah. Dilansir dari Jurnal Gema Ngabdi 3(1), Senin (16/1/2023), cara menanam lamtoro cukup mudah, berikut penjelasan selengkapnya.
Lahan yang akan ditanami lamtoro diolah terlebih dahulu sampai gembur. Selain itu, lahan yang akan ditanami lamtoro juga harus dibersihkan dari gulma.
Baca juga: Ternyata, Ini Manfaat Daun Katuk untuk Ternak Unggas
Tanaman lamtoroCara menanam lamtoro bisa dilakukan menggunakan biji, stum atau cabutan, stek, maupun kultur jaringan. Cara perbanyakan bibit lamtoro yang cukup mudah yaitu dengan menggunakan stek. Berikut langkah-langkah menanam limboto dari stum atau cabutan:
Baca juga: Cara Menanam Rumput Gajah agar Tumbuh Lebat
Cara merawat tanaman lamtoro tidak jauh berbeda dengan tanaman lainnya, yaitu penyiraman, pemupukan, penyiraman, dan pengendalian organisme pengganggu tanaman. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore untuk menjaga kelembapan media tanam.
Selain penyiraman, lakukan juga pemupukan tanaman lamtoro. Anda bisa menggunakan pupuk organik maupun anorganik sesuai dengan kebutuhan tanaman.
Apabila didapati tanaman lamtoro yang pertumbuhannya kurang baik, Anda bisa mengganti tanaman tersebut dengan tanaman baru. Sementara itu, jika terdapat gejala serangan organisme pengganggu tanaman, segera kendalikan dengan cara fisik, biologi, maupun kimiawi.
Baca juga: Mengenal Rumput Pakchong, Pakan Ternak Bernutrisi Tinggi
Tanaman lamtoro bisa mulai dipanen saat musim hujan kedua setelah tanam. Apabila lamtoro ditanam dengan tujuan pakan ternak, maka cara panen bisa dengan memangkas daun tanaman ini. Kemudian, gunakan sebagai pakan ternak tunggal atau dikombinasikan dengan pakan ternak lain seperti rumput, jagung, dedak padi, atau umbi-umbian.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.