Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Asal, Ini Cara Tepat Memupuk Tanaman Padi

Kompas.com, 25 September 2022, 18:02 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemupukan yang benar merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam budi daya tanaman padi. Pemupukan diperlukan untuk memastikan nutrisi atau unsur hara mencukupi kebutuhan tanaman pada.

Sama dengan tanaman lain, padi membutuhkan pupuk untuk membuat pertumbuhan dan produktivitasnya optimal.

Baca juga: Pedoman Cara Memupuk Tanaman Padi yang Benar 

Namun, setiap fase pertumbuhan tanaman padi memerlukan dosis pupuk yang berbeda. Karena itu, pertani perlu mengetahui cara memupuk tanaman padi yang benar.

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Minggu (25/9/2022), berikut tips memupuk tanaman padi yang benar.

Pilih jenis pupuk yang sesuai

Ilustrasi pemberian pupuk pada tanaman. SHUTTERSTOCK/SINGKHAM Ilustrasi pemberian pupuk pada tanaman.

Pemilihan pupuk yang tepat penting dilakukan karena tidak semua jenis pupuk bisa diberikan untuk tanaman padi.

Pupuk untuk tanaman padi harus mengandung nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Pupuk yang mengandung ketiga unsur hara tersebut dikenal dengan nama pupuk NPK.

Pupuk NPK memiliki dua jenis, yaitu pupuk tunggal dan majemuk. Pupuk NPK tunggal, antara lain Urea, SP36, juga KCl, sedangkan pupuk NPK majemuk seperti pupuk phonska dan mutiara.

Baca juga: Fungsi Pupuk TSP untuk Tanaman Padi dan Cara Menggunakannya

Memberikan pupuk dengan dosis tepat

Selain tepat jenis, pupuk yang diberikan untuk tanaman padi juga harus tepat dosis. Sebab, pemberian pupuk yang berlebihan bisa menyebabkan tanaman padi gagal pertumbuhan.

Saat tanaman padi berumur 0-10 hari setelah tanam (HST), berikan pupuk NPK phonska dengan dosis 150 kg/ha. Saat memasuki umur 15-21 HST, dosis pupuk yang diberikan bertambah menjadi 150 kg/ha NPK phonska dan 50 kg/ha urea.

Sementara itu, saat tanaman padi berumur 35-40 HST, berikan pupuk urea saja dengan dosis 50-100 kg/ha.

Baca juga: Cara Pemupukan Berimbang pada Tanaman Padi agar Tumbuh Subur

Aplikasi pupuk pada waktu tepat

Tips memupuk tanaman padi yang benar berikutnya adalah memberikan pupuk pada waktu yang tepat. Pemupukan yang tepat dapat dilakukan pada pagi hari.

Saat itu, tanaman padi mampu menyerap nutrisi dengan baik sehingga pemupukan akan lebih efektif.

Lakukan pemupukan dengan benar

Pemberian pupuk pada tanaman padi juga harus dilakukan dengan cara benar. Cara pemupukannya dengan menaburkan pupuk secara merata pada semua petakan tanaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau