Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Ramuan Ini Bisa Menggemukkan Kambing, Kencur hingga Daun Talas

Kompas.com, 6 Oktober 2022, 21:49 WIB
Add on Google
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Banyak jenis jamu atau ramuan penggemuk kambing yang dijual di pasaran untuk membantu peternak kambing. Selain membeli, ramuan penggemuk kambing juga dapat dibuat sendiri dari bahan herbal dengan cara yang mudah.

Bagaimana cara pembuatannya dan apa saja bahan yang dibutuhkan? Dikutip dari laman Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Kamis (6/10/2022), berikut 5 ramuan yang ampuh untuk menggemukkan kambing dan cara membuatnya.

1. Beras kencur

Cara membuat ramuan penggemuk kambing dari beras kencur tergolong cukup mudah. Pertama, cuci beras sampai bersih kemudian rendam selama satu jam.

Baca juga: Olahan Jagung: Bisa Jadi Pemanis hingga Pakan Ternak

Ilustrasi beras kencur.SHUTTERSTOCK/FAIRUZAID99 Ilustrasi beras kencur.

Lalu rebus asam jawa, gula pasir, gula merah dan jahe dengan air sampai mendidih. Tunggu sampai dingin kemudian saring airnya.

Selanjutnya cuci kencur segar, kupas kulitnya dan potong-potong. Tiriskan rendaman beras, lalu blender beras, kencur, dan air rebusan tadi sampai halus.

Setelah disaring, peras ampas blenderan sampai benar-benar kering dan siap diberikan pada kambing.

2. Daun talas

Daun talas dapat dibuat ramuan penggemuk kambing. Caranya cukup mudah, siapkan 3 lembar daun talas dan 3 sendok garam dapur.

Baca juga: Kulit Singkong Bisa Jadi Pakan Ternak, Ini Cara Membuatnya

Kemudian rebus kedua bahan tersebut selama 15 menit. Biarkan sampai dingin, lalu minumkan air rebusan tersebut pada kambing.

3. Kencur

Karena keampuhannya, tanaman herbal ini sering dimanfaatkan dan diberikan pada kambing. Caranya dengan memarut kencur sebanyak 1 ons atau 100 gram dan dicampur kuning telur ayam satu butir.

Ramuan bisa diberikan untuk kambing setiap tiga hari sekali atau sampai kondisi makan kambing normal.

Ilustrasi mentimun. PIXABAY/CICO ZELJKO Ilustrasi mentimun.

4. Mentimun

Cara membuat ramuan penggemuk kambing dari mentimun cukup mudah, yaitu dengan memarut 2 buah mentimun. Kemudian campurkan dengan garam dapur, asam jawa, terasi dan air secukupnya.

Baca juga: 6 Jenis Rumput yang Bisa Jadi Pakan Ternak Bergizi

Berikan pada kambing dengan dosis satu kali dalam rentang tiga hari agar hasilnya optimal.

5. Pucuk daun durian

Siapkan 5 lembar pucuk daun durian, 5 lembar daun dadap, terasi dan garam dapur. Haluskan semua bahan tersebut menjadi satu, tambahkan sedikit air lalu peras.

Kemudian air perasan tersebut bisa diberikan untuk 2 ekor kambing.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau