Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Sayuran yang Cocok Ditanam di Pekarangan Rumah, Apa Saja?

Kompas.com, 26 Oktober 2022, 18:51 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sayuran merupakan bahan pangan yang penting untuk menunjang kesehatan manusia. Sayuran berguna menyediakan sumber vitamin, mineral, serat, hingga protein nabati.

Kita sebenarnya bisa mendapatkan sayuran di pasar terdekat, tetapi menanam sayur sendiri di rumah juga ternyata tidak sulit.

Dilansir dari buku Mudah Bertanam Sayur di Teras Panen Kapan Aja, Rabu (26/10/2022), berikut sejumlah sayuran yang cocok ditanam di pekarangan rumah.

Baca juga: Simak, Tahapan Budidaya Tanaman Sayur di Rumah

1. Tomat

Ilustrasi menanam tomat di pot gantung. SHUTTERSTOCK/YULIASIS Ilustrasi menanam tomat di pot gantung.

Tomat merupakan sayuran buah yang dapat ditanam di pekarangan rumah. Tomat memiliki beberapa jenis seperti tomat apel, tomat kentang, tomat sayur, dan tomat keriting.

Sayuran ini banyak digemari karena rasanya yang enak, segar, dan sedikit asam. Selain itu, kandungan nutrisi dala tomat juga tinggi, terutama vitamin A, B, dan C. 

Baca juga: 6 Sayuran yang Cepat Tumbuh, Cocok Ditanam di Halaman Rumah

2. Terong

Selain tomat, sayuran buah lainnya yang cocok ditanam di pekarangan rumah adalah terong. Terong memiliki daging buah yang teksturnya kenyal dan tidak berair. 

Sama dengan tomat, sayuran terong juga mengandung vitamin A, B, dan C yang dapat menunjang kesehatan tubuh.

Jenis-jenis terong yang banyak dibudidayakan adalah terong kopek, terong bogor atau terong kelapa, terong craigi, dan terong lalap.

Baca juga: Simak, Ini 5 Cara Menanam Terong Ungu

Ilustrasi tanaman cabai keriting merahPixabay/???????__art Ilustrasi tanaman cabai keriting merah

3. Cabai

Cabai juga termasuk sayuran yang cocok ditanam di pekarangan rumah, bahkan sering ditanam karena perawatannya mudah.

Tanaman cabai bisa ditanam di berbagai ketinggian. Tak hanya itu, jenis dan varietasnya pun cukup beragam.

4. Bayam

Bayam merupakan contoh tanaman sayur daun yang bisa ditanam di pekarangan rumah. Bayam termasuk tanaman cepat panen.

Selain itu, bayam juga mudah ditanam karena bisa tumbuh di berbagai wilayah, baik dataran tinggi maupun rendah.

Baca juga: Cara Menanam Bayam Merah, Mudah dan Cepat Panen

Ilustrasi kangkung, menanam kangkung.SHUTTERSTOCK/KOBCHAIMA Ilustrasi kangkung, menanam kangkung.

5. Kangkung

Jenis sayuran lain yang bisa ditanam di pekarangan rumah adalah kangkung. Terdapat dua jenis kangkung yang sering dibudidayakan, yaitu kangkung darat dan kangkung air.

Tanaman ini bisa tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Tak hanya itu, masa panen kangkung juga cepat sekitar dua minggu.

6. Caisim

Caisim merupakan sayuran dengan batang panjang dan daun berwarna hijau. Sayuran ini bisa ditanam di pekarangan rumah dengan mudah. Bahkan, kini banyak yang menanam caisim secara hidroponik.

Baca juga: Mudah, Cara Menanam Caisim di Pekarangan Rumah

7. Pakcoy

Pakcoy atau sawi daging merupakan sayur daun yang banyak ditanam di pekarangan rumah. Pakcoy memiliki daun agak bulat seperti sendok dengan bagian pangkal yang tebal.

Sayuran ini banyak diolah sebagai sup atau tumis yang enak.

Ilustrasi menanam sayuran, Ilustrasi menanam selada. Shutterstock/SUPERMAO Ilustrasi menanam sayuran, Ilustrasi menanam selada.

8. Selada

Terakhir, tanaman sayuran yang cocok ditanam di pekarangan rumah lainnya adalah selada. Tanaman ini bisa dibudidayakan di tanah atau dengan sistem hidroponik modern.

Selada memiliki daun yang renyah dan biasanya dikonsumsi dalam keadaan mentah sebagai lalap atau salad.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
Varietas Tanaman
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau