Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Pemupukan merupakan bagian penting dalam budidaya tanaman. Pemupukan bertujuan untuk mencukupi nutrisi tanaman. Dengan demikian, tanaman akan tumbuh dan berkembang dengan baik.
Jenis pupuk kini sangat beragam, salah satunya pupuk organik cair atau POC. Seperti namanya, POC adalah pupuk cari yang dibuat dari bahan-bahan organik.
Seringkali POC dibuat dari sampah rumah tangga, dedaunan kering, atau kotoran hewan. Namun, pada kesempatan kali ini, kita akan mengulas seputar cara membuat pupuk organik cair dari limbah jerami padi dan cangkang telur. Simak penjelasan berikut untuk dapatkan informasi selengkapnya.
Baca juga: Begini Cara Membuat Pupuk Organik Cair dari Air Cucian Beras
Ilustrasi cangkang telur. Dilansir dari Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek II, Senin (7/11/2022), jerami padi merupakan salah satu limbah pertanian yang bisa dimanfaatkan kembali. Limbah sisa panen padi ini mengandung sejumlah bahan organik, seperti unsur C, nitrogen, P2O5, K2O, dan SiO2.
Selain itu, jerami padi juga mengandung beragam unsur hara mikro, seperti; tembaga, zinc, mangan, besi, klorin, dan molibdenum. Sementara itu, limbang cangkang telur diketahui mengandung kalsium yang tersimpan dalam bentuk kalsium karbonat sebanyak 97%.
Tak hanya kalsium, cangkang telur juga mengandung protein. Dari kandungan tersebutlah yang membuat kedua bahan tersebut cocok untuk dijadikan bahan pupuk organik cair.
Baca juga: Manfaat Air Cangkang Telur untuk Tanaman dan Cara Menggunakannya
Sebelum mulai membuat POC dari jerami padi dan cangkang telur, tak ada salahnya jika kita menyiapkan terlebih dahulu bahan dan alat yang diperlukan. Adapun beberapa bahan dan alat yang dibutuhkan, seperti berikut:
Ilustrasi pupuk cair.Setelah seluruh bahan dan alat tersebut, langkah selanjutnya yaitu membuat POC dari limbah jerami dan cangkang telur. Berikut tata caranya:
Baca juga: Mudah, Cara Membuat Pupuk Cair dari Jantung Pisang
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.