Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Pemupukan Durian Musang King supaya Buahnya Banyak

Kompas.com, 8 November 2022, 15:24 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Durian musang king merupakan salah satu jenis durian yang banyak disukai. Buah ini memiliki beberapa keunggulan, diantaranya; mempunyai akar yang kokoh, pembuahan cepat, mempunyai sistem penyerapan nutrisi dan unsur hara lebih yang cepat, dan lain sebagainya.

Untuk mendapatkan buah durian musang king yang berkualitas, maka perawatan tanaman harus dilakukan semaksimal mungkin. Salah satu perawatan tanaman yang penting dilakukan yaitu pemupukan.

Cara pemupukan durian musang king sebenarnya sama dengan pemupukan varietas durian lainnya. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (8/11/2022), berikut cara pemupukan pohon durian agar buahnya lebat.

Baca juga: Mengenal Pohon Durian Musang King Kaki Tiga dan Cara Menanamnya

Pemupukan dasar

Pohon durianShutterstock/manatthailand Pohon durian

Pemupukan dasar dilakukan dengan memberikan pupuk kandang sebelum bibit durian ditanam. Setelah diaplikasikan, biarkan pupuk selama 1 sampai 2 hari.

Pemupukan utama

Pemupukan utama dilakukan 3 kali dalam satu tahun yakni setelah panen puncak, sebelum berbunga, dan ketika pembesaran buah. Patokan pemupukan durian yaitu pada masa panen puncak.

Oleh karena itu, waktu pemupukan bisa berbeda-beda tergantung pada masa panen buah ini. Sedangkan waktu panen tergantung pada kondisi lingkungan dan varietasnya. Adapun tahapan pemupukan durian, seperti berikut:

Baca juga: Panduan Pemupukan untuk Meningkatkan Kualitas Buah Durian

1. Pemupukan pertama

Pemupukan ini dilakukan setelah panen. Jenis pupuk yang diberikan yaitu pupuk kandang sebanyak 2 sampai 2.5 kg/meter persegi, NPK sebanyak 15 sampai 25 g/meter persegi, dan dolomit 50 sampai 100 g/meter persegi. Pemupukan ini dilakukan dengan cara ditabur di bawah tajuk pohon durian.

Ilustrasi durian musang king.SHUTTERSTOCK/CLIFF LOH Ilustrasi durian musang king.

2. Pemupukan kedua

Tahapan pemupukan ini dilakukan 4 bulan setelah pemupukan pertama atau musim hujan. Pupuk yang diberikan yaitu pupuk kandungan fosfornya tinggi, kalium sedang, dan nitrogen rendah. Jenis dan dosis pupuk yang diberikan, antara lain; SP-36 sebanyak 15 sampai g/meter persegi dan NPK 7 sampai 10 g/meter persegi.

3. Pemupukan ketiga

Pemupukan ketiga dilakukan pada masa pembesaran buah atau 4 bulan setelah pemupukan kedua. Jenis pupuk yang diberikan yaitu SP-36 sebanyak 3 sampai 6 g/meter persegi dan KCl 7 hingga 10 g/meter persegi. Pemupukan ini berguna untuk menyiapkan nutrisi saat pengisian buah.

Baca juga: 8 Jenis Pupuk untuk Tanaman Durian, Apa Saja?

Pemupukan tambahan

Selain pemupukan dasar dan utama, buah durian juga perlu pemupukan tambahan. Cara pemupukan durian musang king ini yaitu dengan penyemprotan karena pupuk yang diberikan pupuk cair.

Jenis pupuk tambahan yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman, seperti berikut; pupuk daun untuk pertumbuhan vegetatif, pupuk daun untuk pertumbuhan generatif, serta pupuk KNO3 dan CaNO3.

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
SMI dan Pemprov Jabar Pulihkan Lahan Kritis, Panen Perdana di Cihawuk
Varietas Tanaman
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau