Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Jenis Mangga yang Banyak Ditanam di Indonesia

Kompas.com, 20 November 2022, 11:10 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mangga merupakan buah yang populer di Indonesia. Banyak jenis mangga yang ditanam di Indonesia mulai dari varietas lokal hingga mancanegara.

Dilansir dari buku Menanam & Membuahkan Mangga dalam Pot, Minggu (20/11/2022), berikut beberapa jenis buah mangga yang banyak ditanam dan beredar di pasaran.

1. Cengkir

Cengkir merupakan salah satu jenis buah yang banyak ditanam di Indonesia. buah mangga ini memiliki bentuk jorong dengan berat 512 gram/buah.

Baca juga: Cara Menanam Mangga yang Benar agar Berbuah Banyak

Kulit buah mangga cengkir agak tebal, halus, dan berlilin. Ketika masak, warna pangkal kulitnya berubah menjadi kuning dan warna pucuknya hijau.

Daging buah mangga ini berwarna kuning ketika masak. Daging buahnya tebal, lunang, berserat harus, berkadar air sedang, aroma harum, rasa manis, dan biji berukuran sedang berseret pendek.

Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga. PIXABAY/LOGGAWIGGLER Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga.

Meskipun demikian, buah mangga cengkir ini lebih enak dinikmati saat masih setengah matang atau mengkel karena dagingnya lebih renyah dan gurih.

2. Chok’anan

Jenis buah mangga lainnya yaitu chok’anan. Buah ini memiliki berat sekitar 500 sampai 600 gram/buah.

Kulit buah ini berwarna kuning tua dengan tebal sekitar 0,2 cm. ketika masak, daging buahnya berwarna kuning tua dengan rasa manis agak tawar. Mangga ini bisa berbuah di sepanjang tahun.

Baca juga: Tidak Sulit, Ini Cara Okulasi Pohon Mangga

3. Gedong

Buah mangga lainnya yang juga banyak ditanam di Indonesia yaitu mangga gedong. Jenis mangga ini mempunyai bentuk bulat dengan berat rata-rata 300 gram/buah.

Kulit buah ini tebal, halus, berlilin, bintik agak jaring, dan berwarna putih kehijauan. Ketika masak, pangkal kulit buah akan menjadi merah dengan pucuk kekuningan. Daging buah mangga gedong berwarna jingga.

Daging buah mangga ini tebak, tekstur kenyal, serat halus, berair, beraroma harum, rasa manis segar, dan bijinya kecil berserat. Sementara itu, jenis mangga gedong gincu memiliki kulit lebih tipis dengan berat lebih kecil yaitu sekitar 200 sampai 250 gram/buah.

Baca juga: Cara Memperbanyak Buah Mangga dengan Mudah

4. Golek

Ilustrasi tanaman mangga, tanaman buah mangga. PIXABAY/CUIAIMIN Ilustrasi tanaman mangga, tanaman buah mangga.

Buah mangga lainnya yang banyak ditemukan di Indonesia yaitu buah mangga golek. Buah ini memiliki bentuk panjang dengan berat sekitar 512 gram/buah.

Kulit buah mangga gelok agak tebal, halus, berlilin, berbintik sedang berwarna putih kehijauan. Ketika masak, warna pangkal kulit buah ini berubah menjadi kuning dengan bagian pucuk berwarna hijau.

Saat masak, daging buah berwarna kuning. Daging buah mangga golek tebal, lunak, berserat halus, berair sedang, aroma agak harus, rasa manis, dan bijinya tipis berserat pendek.

Baca juga: Cara Merawat Pohon Mangga agar Berbuah Lebat

Itulah sejumlah jenis mangga yang banyak ditanam dan ditemui di Indonesia. Selain beberapa jenis mangga yang sudah disebutkan, masih banyak jenis mangga lainnya yang dibudidayakan di Indonesia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau