Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Anggur Terkait dengan Leci? Persamaan dan Perbedaannya

Kompas.com, 23 Februari 2023, 13:23 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggur dan leci adalah dua buah populer yang banyak dikonsumsi masyarakat di seluruh dunia. Sekilas buah anggur dan buah leci tampak mirip, namun apakah keduanya saling terkait?

Dikutip dari Balcony Garden Web, Kamis (23/2/2023), berikut perbedaan dan persamaan anggur dan leci yang perlu diketahui.

Apa itu anggur?

Anggur adalah buah yang tumbuh berkelompok pada tanaman merambat dan ditemukan dalam berbagai warna, dari hijau hingga merah hingga ungu, dan dapat berupa tanpa biji atau berbiji.

Baca juga: 5 Penyakit Tanaman Anggur yang Merugikan

Ilustrasi tanaman anggur.SHUTTERSTOCK/TAKE PHOTO Ilustrasi tanaman anggur.

Anggur adalah pilihan populer untuk dimakan sebagai camilan, serta digunakan untuk membuat jus, minuman anggur, dan selai. Anggur juga merupakan sumber yang kaya antioksidan, serat, dan vitamin K dan C.

Apa itu leci?

Leci adalah buah berukuran kecil, berbentuk bulat dengan kulit merah muda yang tidak terlalu halus. Di dalam buahnya terdapat daging manis berwarna putih yang membungkus biji besar.

Leci atau lychee adalah bahan umum di banyak makanan dan minuman di Asia dan sering digunakan dalam makanan penutup, minuman, dan makanan ringan.

Leci adalah sumber tembaga, vitamin C, dan potasium yang sehat.

Baca juga: Tips Menanam Buah dalam Pot agar Produktivitasnya Optimal

Persamaan buah anggur dan leci

1. Ukuran

Ilustrasi buah leci, tanaman buah leci.PIXABAY/XUAN DONG Ilustrasi buah leci, tanaman buah leci.

Kedua buah ini berukuran relatif lebih kecil, yang menjadikannya pilihan makanan ringan yang enak. Anggur adalah kelompok seukuran gigitan, sedangkan leci seukuran bola ping-pong.

2. Rasa manis

Anggur dan leci populer karena rasa manisnya, yang berasal dari kandungan gula alaminya yang tinggi.

Meskipun anggur memiliki rasa getir yang menyeimbangkan rasa manisnya, leci memiliki rasa manis yang lebih berbunga-bunga seperti madu.

3. Manfaat nutrisi

Tanaman anggur berbuah lebatPixabay/Couleur Tanaman anggur berbuah lebat

Anggur dan leci merupakan buah yang kaya akan vitamin C dan sangat penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh yang lebih sehat. Anggur tinggi antioksidan dan serat, sedangkan leci tinggi tembaga dan potasium.

Baca juga: Cara Menanam Anggur di Pot hingga Sukses Berbuah

4. Budidaya

Kedua buah ini membutuhkan iklim yang hangat untuk tumbuh, dengan anggur biasanya ditanam di kebun anggur dan leci di pohon.

Leci dan anggur dapat ditemukan di berbagai wilayah di seluruh dunia, dengan anggur menjadi salah satu buah yang paling banyak ditanam dan leci menjadi yang paling populer di negara-negara Asia.

5. Penggunaan kuliner

Kedua buah ini bisa dimakan mentah dan segar sebagai camilan, serta digunakan dalam berbagai aplikasi kuliner.

Anggur biasanya digunakan dalam pembuatan anggur, juga dalam jus, selai, dan salad.

Ilustrasi buah leci, tanaman buah leci.PIXABAY/XUAN DONG Ilustrasi buah leci, tanaman buah leci.

Baca juga: 10 Tanaman Buah yang Bisa Dijadikan Pestisida Nabati

Leci sering digunakan dalam makanan penutup, minuman, dan saus di kawasan Asia dan juga dapat dikeringkan dan digunakan sebagai camilan atau teh.

Perbedaan buah anggur dan leci

1. Kebiasaan tumbuh

Anggur ditanam di tanaman merambat, sedangkan leci tumbuh di pohon dan di dalam pot. Anggur umumnya ditanam di daerah beriklim sedang, sedangkan leci paling cocok ditanam di daerah tropis dan subtropis.

Ilustrasi tanaman anggur, menanam anggur.PIXABAY/MONIKA Ilustrasi tanaman anggur, menanam anggur.

2. Penampilan

Anggur tersedia dalam berbagai warna, termasuk hijau, merah, dan ungu. Anggur bisa tanpa biji atau mengandung biji.

Leci memiliki kulit kasar berwarna merah muda kemerahan dan daging putih bening yang mengelilingi biji besar.

Baca juga: Inilah 4 Cara Merawat Anggur agar Cepat Berbuah

3. Rasa

Anggur memiliki rasa asam dan getir yang menyeimbangkan rasa manisnya, sedangkan leci lebih manis dan lebih bermotif bunga. Tekstur kedua buah ini juga berbeda, anggur memiliki tekstur lebih kencang sedangkan leci lebih empuk.

4. Ketersediaan

Ilustrasi buah leci, lychee.PIXABAY/ATUL SOMANI Ilustrasi buah leci, lychee.

Anggur lebih banyak tersedia daripada leci, yang biasanya ditanam di negara-negara Asia dan sulit ditemukan di wilayah lain di dunia.

Sementara anggur diproduksi di seluruh dunia dan dalam jumlah yang lebih banyak, yang membuatnya lebih mudah diakses dan terjangkau.

5. Penggunaan kuliner

Anggur biasanya digunakan untuk membuat minuman anggur, dan leci tidak. Leci biasanya digunakan dalam minuman dan makanan pencuci mulut di Asia.

Baca juga: Buah yang Ditanam di Tanah Vs Hidroponik, Apa Bedanya?

Meski begitu, anggur memiliki kegunaan kuliner yang lebih luas, termasuk selai, salad, dan jus.

Apakah anggur terkait dengan leci?

Jadi, apakah anggur terkait dengan leci? Meskipun kedua buah ini tampak unik, keduanya memiliki beberapa kesamaan, seperti rasa manis dan kandungan vitamin C yang tinggi.

Namun, ada juga beberapa perbedaan di antara keduanya, termasuk selera, penampilan, dan kebiasaan tumbuhnya. Apakah Anda lebih suka anggur, leci, atau keduanya, keduanya adalah pilihan yang sehat dan lezat untuk dikonsumsi.

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Merawat Sawah, Menjaga Asa, Sang Penjaga Malam Berkolaborasi dengan Petani Gianyar
Perawatan
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Jalan ke Kebun Kini Mulus, Petani Aceh Tenggara Lebih Mudah Angkut Hasil Panen
Varietas Tanaman
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
13 Sumur Bor di Pulau Yamdena Bikin Petani Panen Tiga Kali Setahun
Perawatan
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Memulihkan Lahan, Menumbuhkan Ekonomi dari Desa Pulu
Varietas Tanaman
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Cengkih Indonesia: Besar dalam Produksi, Kecil dalam Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Sinergi SVLK-FSC Siap Bawa Produk Hutan Indonesia Kuasai Pasar Global
Varietas Tanaman
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Kementrans Kembangkan Ubi Jalar Jadi Pangan Alternatif Selain Beras
Varietas Tanaman
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Bendungan Bulango Ulu Segera Tuntas, Panen Diprediksi 3 Kali Setahun
Varietas Tanaman
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Bela Petani Sawit Swadaya, Pemkab Kotim dan Solidaridad Percepat Migrasi e-STDB
Varietas Tanaman
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Way Apu Jadi Andalan Pertanian Maluku, Layani Irigasi 10.562 Hektar
Varietas Tanaman
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Dulu, Petani Perbatasan RI-Australia Panen Sekali Setahun, Kini 3 Kali
Varietas Tanaman
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Tak Cuma Pertanian, Potensi Maritim hingga Perkebunan Digarap TEP
Varietas Tanaman
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Pangkas Kriminalitas di Kebun Sawit, Paser Gratiskan BPJS Buruh Informal
Varietas Tanaman
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Pabrik Kelapa di Halmahera Utara Berpotensi Serap 20.000 Tenaga Kerja
Varietas Tanaman
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Lawan Rob, Warga Pekalongan Manfaatkan Tanah Wakaf untuk Pertanian
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau