Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahapan Pembibitan Pepaya California dengan Mudah

Kompas.com, 8 Maret 2023, 12:23 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pepaya california merupakan salah satu jenis buah pepaya yang rasanya enak. Selain rasanya yang manis, pepaya california juga memiliki daging buah yang tebal.

Harga jual pepaya california juga cukup mahal, sehingga budidaya pepaya california memiliki prospek yang menjanjikan. Akan tetapi, untuk mendapatkan buah pepaya yang bernilai jual tinggi, budidaya tanaman ini harus dilakukan dengan baik.

Salah satu tahapan budidaya pepaya california yaitu persiapan bibit atau pembibitan. Tahapan ini harus dilakukan dengan benar agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman maksimal.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menyemai Benih Pepaya California dengan Mudah

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (8/3/2023), berikut tahapan pembibitan pepaya california yang benar.

Buat bedengan

Langkah pertama yang bisa dilakukan sebelum menyiapkan bibit pepaya california yaitu menyiapkan bedengan terlebih dahulu. Bedengan dibuat membujur dari utara ke selatan agar nantinya bibit bisa memperoleh sinar matahari dengan optimal

Ilustrasi pohon pepaya california.SHUTTERSTOCK/RISKAASLVN Ilustrasi pohon pepaya california.

Ukuran bedengan yaitu lebar 1 sampai 1,2 meter, tinggi 20 hingga 30 cm, dan panjangnya sesuai kebutuhan. Kemudian, lahan digemburkan dan tambahkan pupuk kandang + pasir dengan perbandingan 1:1.

Pemasangan nuangan

Pasang naungan pada bedengan agar bibit tidak terkena sinar matahari langsung dan air hujan. Setiap naungannya dibuat lebih tinggi pada sisi sebelah timun yakni 1 hingga 1,5 m dan bagian barat lebih rendah dengan tinggi hanya 60 hingga 80 cm.

Baca juga: Panduan Pupuk untuk Tanaman Pepaya California

Penanaman benih

Langkah pembibitan pepaya california berikutnya yaitu membuat lubang tanam dengan jarak 10 x 10 cm. Setelah itu, letakkan benih pada lubang tanam tersebut dan tutup kembali dengan tanah.

Benih pepaya biasanya mulai berkecambah saat berumur 12 hingga 14 hari setelah tanam. Benih akan tumbuh menjadi bibit atau tanaman muda.

Bibit yang sudah berumur 2 hingga 3 minggu dari masa perkecambahan, bisa segera dipindahkan ke polybag yang sudah berisi media tanam. Jenis media tanam yang dapat digunakan yaitu campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1.

Pemindahan harus dilakukan secara hati-hati. Setelah bibit berumur 40 sampai 50 hari dan sudah tumbuh tinggi sekitar 15 sampai 25 cm, bibit bisa dipindah ke lahan penanaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau