Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuahkan Durian di Luar Musim Tanpa Bahan Kimia

Kompas.com, 23 Mei 2023, 19:54 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Durian termasuk tanaman buah tahunan yang hanya akan berbuah pada waktu tertentu. Maka dari itu, saat tidak terjadi musim panen durian, kita akan kesulitan untuk mendapatkan buah ini.

Kondisi ini jugalah yang membuat harga buah durian sangat tinggi. Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya ilmu pertanian, tanaman buah tahunan seperti durian bisa dirangsang agar dapat berbuah di luar musim.

Lantas, bagaimana cara membuahkan durian di luar musim? Temukan jawabannya pada penjelasan berikut ini.

Baca juga: Tips Memaksa Durian Berbuah di Luar Musim

Kriteria buah durian yang bisa berbuah di luar musim

Perlu dipahami bahwa tidak semua buah durian dapat dipaksa untuk berbuah di luar musim. Menurut penjelasan di buku Bertanam Durian Unggul berikut ini kriteria buah durian yang dapat berbuah di luar musim.

Ilustrasi pohon durian.Shutterstock/sweetheart studio Ilustrasi pohon durian.

  • Tanaman sehat yang diketahui dari percabangan merata, daun berwarna hijau, dan terdapat serangan hama maupun penyakit.
  • Umur tanaman sudah tua atau pernah berbunga.
  • Sebaiknya tanaman tidak dalam fase pertumbuhan tunas dan daun baru.

Cara membuat durian berbuah di luar musim

Memaksa durian berbuah tak harus menggunakan bahan kimia. Ada beberapa cara mekanis yang dapat dilakukan untuk membuat pohon durian berbuah kapan saja. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Bagaimana Cara Memaksa Durian Cepat Berbuah? Ini Jawabannya

1. Menggunakan teknik kerat

Mengerat pembuluh floem atau kulit pohon bisa membuat tanaman durian berbuah di luar musim. Kerat floem secara melingkar hingga terlihat pembuluh kayunya atau xylem.

2. Pruning

Cara membuahkan durian di luar musim lainnya yaitu pruning. Perlu diketahui bahwa pruning adalah cara memangkas daun, cabang, ranting, hingga pohon gundul atau menyisakan sedikit daun. Jumlah daun yang disisakan sekitar 100 daun untuk 1 kg buah.

3. Pelukaan

Melukai pembuluh floem dengan benda tajam juga dapat merangsang pembuahan. Bentuk pelukaannya bisa dengan mengerok, memaku, mencacah, atau mengiris kulit pohon tersebut.

Ilustrasi tanaman durianShutterstock/ME Image Ilustrasi tanaman durian

4. Pengikatan

Pengikatan pohon dengan kawat bisa membuat transpor hasil fotosintesis ke pembuluh floem terhambat. Dengan demikian, tanaman akan lebih mudah berbuah.

Baca juga: Cara Membuat Durian Berbuah di Luar Musimnya

5. Stressing air

Stressing air adalah menyiram tanaman sampai titik layu permanen. Lalu, secara tiba-tiba dilakukan penggenangan di akar dan pangkal batang sampai jenuh air hingga waktu tertentu.

Itulah beberapa cara membuahkan durian di luar musim tanpa bahan kimia. Cara tersebut cukup mudah, namun sulit terukur.

Selain itu, cara ini juga berisiko merusak pohon durian secara fisik maupun fisiologi. Maka dari itu, perlakuan mekanis tersebut harus dilakukan oleh ahlinya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Secangkir Optimisme Teh Indonesia
Varietas Tanaman
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Ketika Pasar Dunia Menunggu Panen Indonesia
Varietas Tanaman
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau