Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jenis Cabai yang Banyak Tumbuh di Indonesia, Apa Saja?

Kompas.com, 6 Agustus 2023, 10:51 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Cabai merupakan salah satu komoditas penting di Indonesia. Permintaan hasil tanaman cabai tidak pernah surut dan harga jualnya juga cukup tinggi.

Jenis cabai di Indonesia bahkan sangat beragam. Menurut penjelasan di buku Peluang Usaha & Budidaya Cabai, ada tiga jenis cabai di Indonesia yaitu cabai rawit, cabai besar, dan cabai lonceng. Berikut penjelasan selengkapnya berikut ini.

Cabai rawit

Cabai rawit dikenal sebagai hot chili atau cabai besar. Cabai ini memiliki ukuran kecil dengan rasa pedas karena mengandung minyak atsiri sangat tinggi. Beragam cabai rawit yang tumbuh di Indonesia, antara lain;

Baca juga: Cara Menanam Cabai Rawit Hijau, Bisa Dipanen Berkali-kali

1. Cabai rawit kecil

Ilustrasi cabai rawit, tanaman cabai rawit. PIXABAY/SENJAKELABU29 Ilustrasi cabai rawit, tanaman cabai rawit.

Cabai rawit ini memiliki ukuran sangat kecil dengan panjang hanya sekitar 1 sampai 2 cm saja. rasa buah ini sangat pedas.

Warnanya hijau saat muda dan setelah tua berubah menjadi merah. Biasanya dikonsumsi sebagai gorengan.

2. Cabai rawit putih

Sesuai dengan namanya, cabai rawit ini memiliki warna putih atau putih kekuningan saat muda. Namun, ketika sudah tua warnanya berubah menjadi merah.

Cabai rawit ini memiliki ukuran cukup besar sekitar 2 hingga 5 cm. Rasanya pedas dan biasanya digunakan sebagai sambal.

3. Cabai rawit hijau

Cabai ini memiliki warna hijau tua saat muda dan berubah merah gelap ketika sudah tua. Panjang cabai ini sekitar 2 hingga 3 cm. Rasanya tidak terlalu pedas, sehingga sering dikonsumsi bersama gorengan.

Baca juga: 6 Tips Menanam Cabai Rawit di Gunung agar Pertumbuhannya Baik

Cabai besar

Cabai besar adalah cabai yang ukurannya lebih besar dibandingkan cabai rawit. Panjang buahnya biasanya 10 cm dan terkadang ada yang mencapai 15 sampai 20 cm.

Saat masih muda, cabai ini berwarna hijau tua. Namun, saat sudah tua warnanya menjadi merah menyala, merah tua, atau tetap hijau.

Cabai lonceng

Cabai lonceng atau yang dikenal juga sebagai paprika merupakan jenis cabai yang ukurannya lebih besar dibandingkan cabai lainnya. Panjangnya mencapai 15 cm dengan diameter mencapai 8 cm.

Saat masih muda, warnanya hijau dan berubah menjadi merah ketika sudah tua. Cabai ini ditambahkan dalam makanan sebagai bumbu maupun sayuran karena rasanya tidak pedas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Merawat Kopi dan Kakao Sumatera
Varietas Tanaman
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Durian Indonesia Tak Berdaya di Pasar Global
Varietas Tanaman
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Unggul dalam Pengelolaan Penyakit Jagung
Varietas Tanaman
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Singkong: Komoditas Strategis yang Terlupakan
Varietas Tanaman
China Ingin Swasembada Durian
China Ingin Swasembada Durian
Varietas Tanaman
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Ketika Petani Meninggalkan Karet: Sawit Dinilai Lebih Menjanjikan
Varietas Tanaman
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Pertanian Berkelanjutan, Tapi untuk Siapa?
Varietas Tanaman
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Satu Kebun, Berkali-kali Panen
Varietas Tanaman
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Varietas Tanaman
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Varietas Tanaman
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Varietas Tanaman
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Varietas Tanaman
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau