UNSPLASH/NESLIHAN GUNAYDIN Ilustrasi kompos untuk tanaman.
- Wadah berukuran besar beserta tutupnya.
- Sarung tangan.
- Alat pemotong.
- Alat pengaduk.
- Sampah organik yang sudah dipilah.
- Air.
- Larutan EM4 sebagai dekomposer.
- Molase atau gula sebagai tambahan.
3. Proses pembuatan
Setelah semua bahan dan alat tersendia, proses pembuatan pupuk kompos bisa segera dilakukan dengan langkah-langkah, seperti berikut.
Baca juga: Jangan Langsung Dibuang, Begini Cara Membuat Kompos dari Batang Pisang
- Pakailah sarung tangan yang sudah disiapkan.
- Potonglah sampah organik menjadi ukuran kecil tujuannya akan mempercepat proses pengomposan.
- Larutkan larutan dekomposer EM4 dengan air molase. Cukup gunakan satu tutup larutan dekomposer EM4 dan molase ke dalam 5 liter air. Aduk campuran larutan tersebut sampai merata.
- Siramkan larutan dekomposer ke dalam sampah organik, aduk sampai tercampur merata, kemudian tutup wadah dengan rapat.
- Aduk seminggu sekali supaya aliran udara dalam wadah selalu terjaga.
- Proses pengomposan akan berlangsung selama 7-8 minggu. Pada proses ini suhu akan naik. Hal ini menjadi petanda baik karena mikroorganisme sedang bekerja.
- Pengomposan sudah selesai apabila suhu dalam wadah sudah normal kembail dan pupuk kompos siap digunakan.
Itulah cara membuat pupuk kompos dari sampah dapur yang mudah dan praktis. Pupuk kompos dapat digunakan ke semua tanaman seperti sayur, buah, dan tanaman hias.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.