Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Pohon Kina yang Benar agar Pertumbuhannya Baik

Kompas.com, 13 Agustus 2022, 09:27 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Pohon kina sudah lama dikenal sebagai tanaman obat. Tanaman ini diketahui berasal dari Amerika Serikat.

Meskipun demikian, di Indonesia sudah banyak petani yang membudidayakan tanaman ini. Kina menjadi salah satu komoditas perkebunan yang banyak ditemukan di daerah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Sebagai tanaman obat, manfaat kina sangat beragam. Pada bagian kulit pohon kini diketahui mengandung alkaloid yang banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi, industri makanan dan minuman.

Hasil panen pohon kinaPixabay/gokalpiscan Hasil panen pohon kina

Agar tanaman kina bisa dimanfaatkan dengan optimal, maka proses budi dayanya harus dilakukan dengan benar. Mengutip dari penjelasan di portal PPID Kementerian Pertanian, Sabtu (13/8/2022), berikut penjelasan lengkap seputar cara menanam pohon kina.

Baca juga: Gampang, Ini Cara Menanam Bawang Putih di Polybag

Persiapan lahan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum menanam kina yaitu menyiapkan lahan budi daya. Kondisi lahan akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan pohon kina.

Pohon kina akan tumbuh dengan baik pada ketinggian 800-2000 meter di atas permukaan laut (mdpl), tanah gembur tidak bercadas, dan mengandung bahan organik.

Tak hanya itu, lahan budidaya kina juga sebaiknya memiliki pH antara 4,6 sampai 6,5 dan suhu udara 13,5-21derajat Celcius.

Jika area budidaya sudah sesuai dengan syarat tumbuh tanaman kina, maka lahan tersebut bisa segera diolah dengan cara, seperti berikut.

  • Untuk penanaman baru: dilakukan pembongkaran pohon dan tunggul serta membersihkan lahan. Setelah itu, lahan diolah dan dibuat saluran drainase.

Ilustrasi hasil panen kina. SHUTTERSTOCK/HEIKE RAU Ilustrasi hasil panen kina.

  • Untuk penanaman ulang: dilakukan pembongkaran tunggul tanaman, sanitasi lahan, dan mengolah tanah hingga gembur.

Baca juga: Catat, Ini Cara Menanam Bawang Putih yang Benar

Bibit tanaman

Langkah selanjutnya yang harus dikerjakan sebelum menanam pohon kina yaitu mempersiapkan bibitnya terlebih dahulu. Bibit pohon kina dapat berasal dari pembibitan semai sambung, stek sambung, semai ledger, dan stek ledger.

Penanaman

Setelah lahan dan bibit tanaman tersedia, Anda bisa langsung melakukan penanaman bibit kina. Adapun cara menanam pohon kina, seperti berikut.

  1. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 40 cm atau 20 x 20 x 40 cm
  2. Jarak tanam masing-masingl lubang tanam 3 x 3 m atau 5 x 5 m
  3. Plastik polybag pada bibit disobek, bibit dimasukan di tengah-tengah lubang tanam. Kemudian tutup menggunakan tanah setinggi leher batang.
  4. Pasang ajir dan ikatkan dengan longgar pada tanaman. Hal ini untuk mengurangi resiko kematian tanaman muda pohon kina yang roboh karena terpaan angin atau hujan lebat.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Singkong agar Berbuah Banyak

Pemeliharaan

Sama halnya dengan tanaman budi daya lainnya, tanaman kina juga perlu dirawat agar pertumbuhan dan produktivitasnya maksimal. Berikut langkah-langkah pemeliharaan pohon kina:

  • Penyulaman: dilakukan untuk menganti tanaman kina yang mati atau tumbuh tidak baik.
  • Pempukan: untuk memacu pertumbuhan pohon kina perlu ditambahkan pupuk organik 5-7 kg per tanaman.
  • Penyiangan: membersihkan gulma yang tumbuh disekitar area budidaya kina. Pemeliharaan ini dilakukan secara rutin 3-6 bulan sekali.
  • Pengendalian hama dan penyakit: hama yang sering menyerang pohon kina seperti penggerak cabang, penggerek pangkal batang, penggerek pucuk dan kutu putih. Cara menagatasinya yaitu dengan melakukan sanitasi yang baik, pemupukan yang berimbang, dan menggunakan pestisida sesuai dosisi anjuran.

Baca juga: 7 Cara Menanam Kedelai agar Produktivitas Tinggi 

Pemanenan

Bagain kulit pohon kina yang memiliki manfaat dapat diambil dari bagian cabang, ranting, dan batang. Maka dari itu, pemanenan tanaman kina disesuaikan dengan bagian tanaman yang akan diambil.

Ranting dan cabang pohon kina dapat diambil pada umur 6 atau 7 tahun. Sementara itu, kulit pada bagian batang dapat panen setelah pohon berumur 9 sampai 11 tahun sekaligus dilakukan penebangan.

Demikian cara menanam pohon kina yang perlu diketahui. Jika dibudidayakan dengan optimal, maka tanaman kina bisa menjadi komoditas perkebunan yang menjanjikan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau