Penulis
Tanaman cabai rawitDalam pemupukan tanaman cabai harus diperhatikan pemberian unsur nitrogen. Pemberian terlalu banyak bisa sangat membahayakan kehidupan tanaman cabai.
Bukan hanya dari kerontokan bunga dan buah, tetapi tanaman cabai juga menjadi rentan dari serangan hama dan penyakit. Kekurangan unsur nitrogen juga kurang bagus karena tanaman cabai menjadi kurang subur.
Baca juga: Media Tanam Cabai Rawit di Polybag, Apa Saja?
Hati-hati terhadap serangan virus. Cegah dengan mengendalikan vektor penyebarnya, di antaranya kutu kebul dan aphids.
Selain itu, sebelum menanam cabai, Anda harus memastikan bahwa lahan bebas dari bebagai virus (bukan bekas tanaman yang terserang virus) atau hindari menanam cabai pada area yang berdekatan dengan tanaman lain yang terkena virus.
Cegah sedini mungkin serangan hama-hama penghisap (kutu-kutuan) dengan manipulasi lingkungan maupun menggunakan insektisida, terutama saat musim kemarau
Lakukan monitoring dan kendalikan serangan penyakit tanaman cabai. Ini terutama penyakit patek tanaman cabai.
Baca juga: Penyakit Busuk Basah Buah Cabai, Penyebab dan Cara Mengendalikannya
Pada awal penanaman usahakan pemberian kalsium (kapur). Bisa juga dengan pemberian kalsium dengan cara penyemprotan
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.