Penulis
Tips merawat aglonema selanjutnya yaitu meletakkannya di tempat yang teduh. Sinar matahari yang terlalu panas pada siang hari, membuat tanah cepat kering dan tanaman menjadi layu. Sebaiknya letakan tanaman pada tempat yang teduh, akan tetapi masih terkena sinar matahari.
Nutrisi yang terdapat dalam tanah, akan hilang seiring berjalannya waktu. Gunakanlah pupuk phonska atau mutiara, taburkan secukupnya disekitar tanaman.
Ilustrasi tanaman hias Aglonema Lady Valentine. Media tanam organik memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak dan tidak mudah hilang. Campuran tanah humus dan pupuk kompos merupakan kombinasi yang paling baik. Media tanam yang berkualitas membuat pertumbuhan tanaman semakin cepat dan sehat.
Baca juga: Tips Menanam Aglonema agar Tumbuh Subur dan Berdaun Banyak
Daun aglonema yang sudah tua, layu, dan mengering sebaiknya dibuang saja. Selain mengganggu keindahan, daun yang tua ini masih menyerap nutrisi pada tanaman. Bukan hanya itu, jika dibiarkan, dapat menjadi sarang hama dan penyakit tanaman.
Pertumbuhan yang terhambat dan daun aglonema yang berukuran kecil bisa disebabkan oleh serangan hama dan penyakit. Tips merawat aglonema ini dilakukan untuk mencegah kerusakan sebelum terjadinya serangan.
Pasang perangkap seperti yellow trap untuk mencegah serangan hama dan gunakan media tanam steril untuk mencegah penyakit tanaman.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.