Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Manfaat Belimbing Wuluh untuk Kesehatan dan Cara Menggunakannya

Kompas.com, 3 Agustus 2023, 15:36 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) atau belimbing sayur adalah salah satu buah yang sudah dikenal masyarakat. Belimbing wuluh biasa digunakan sebagai campuran hidangan sayur dan banyak hidangan lainnya.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Kamis (3/8/2023), belimbing wuluh memiliki rasa asam dan bersifat sejuk. Pada bagian batangnya mengandung saponin, tanin, asam format, glukosida, kalsium oksalat, sulfur, dan peroksida.

Pada bagian daunnya mengandung tarlin, sulfur, asam format, peroksidase, kalsium oksalat, dan kalium sitrat. Efek farmakologis belimbing wuluh di antaranya menghilangkan sakit, memperbanyak pengeluaran empedu, antiradang, peluruh kencing, dan pelembut wajah.

Baca juga: Manfaat Brokoli untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

Ilustrasi belimbing wuluh, belimbing sayur.SHUTTERSTOCK/LAYARKU Ilustrasi belimbing wuluh, belimbing sayur.

Bagian tumbuhan belimbing wuluh yang digunakan untuk mengobati penyakit adalah daun, bunga, dan buahnya.

Berikut beberapa manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan dan cara menggunakannya.

1. Meredakan batuk pada anak

Ambil 1 genggam bunga belimbing wuluh, 5 butir buah adas, cuci, lalu campurkan menjadi satu. Tambahkan 1 sendok makan gula pasir dan 1 cangkir air matang lalu tim.

Setelah dingin, saring dengan sepotong kain untuk diminum dua kali sehari pada pagi dan malam ketika perut kosong.

Baca juga: 5 Manfaat Daun Cocor Bebek untuk Kesehatan dan Cara Menggunakannya

2. Mengatasi darah tinggi

Cuci bersih 3 butir buah belimbing wuluh lalu potong menjadi beberapa bagian. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas.

Setelah dingin, saring hasil rebusan, lalu minum sekaligus setelah sarapan. Untuk pencegahan, minum 3 hari sekali dengan jumlah yang sama.

Mengetahui perbedaan rosacea dan jerawat sangat penting untuk bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.Freepik Mengetahui perbedaan rosacea dan jerawat sangat penting untuk bisa mendapatkan pengobatan dan perawatan yang tepat.

3. Mengatasi jerawat

Cuci bersih 6 sampai 8 butir buah belimbing wuluh lalu tumbuk sampai halus. Campurkan setengah sendok teh garam, dan seperempat gelas air ke dalam hasil tumbukan belimbing wuluh lalu aduk sampai rata.

Oleskan pada wajah yang berjerawat tiga kali sehari.

Baca juga: 10 Manfaat Leci untuk Kesehatan

4. Mengatasi pegal linu

Ambil daun belimbing wuluh muda sebanyak 1 genggam atau sekitar 25 helai, 10 butir biji cengkih, dan 15 biji lada. Campurkan semua bahan tersebut menjadi satu lalu tumbuk sampai halus.

Tambahkan cuka secukupnya sehingga menjadi bubur lalu oleskan ke tempat yang sakit.

5. Mengatasi rematik

Cuci bersih 1 ons daun muda, 10 butir biji cengkih, 15 butir merica, lalu giling sampai halus. Tambahkan cuka secukupnya sehingga membentuk adonan lalu balurkan ke tempat yang sakit

6. Mengatasi sakit akibat gigi berlubang

Cuci 5 buah belimbing wuluh sampai bersih lalu makan dengan sedikit garam. Kunyah buahnya pada bagian gigi yang berlubang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau