Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gampang, Ini Cara Membuat Buah Anggur Tanpa Biji

Kompas.com, 25 September 2022, 12:05 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Buah tanpa biji kini banyak ditemukan, termasuk anggur. Saat ini, banyak petani atau praktisi pertanian yang mengembangkan buah anggur tanpa biji.

Walau tak sebanyak biji semangka, menikmati anggur tanpa biji tentu terasa lebih nikmat. Cara membuat buah anggur tanpa biji ternyata tidak sulit. Anda bisa merekayasa buah ini menggunakan zat pengatur tumbuh atau ZPT.

Baca juga: 3 Varietas Anggur Manis yang Dikembangkan di Indonesia

Menanam dan merawat tanaman anggur tanpa biji juga tidak berbeda jauh dengan anggur biasa. Anda bisa menanamnya di pot atau pekarangan rumah.

Dilansir dari buku Membuahkan Anggur di dalam Pot & Pekarangan, Minggu (25/9/2022), berikut cara membuat buah anggur tanpa biji

1. Lakukan pemangkasan

ilustrasi anggur. PEXELS/KAI CHIEH CHAN ilustrasi anggur.

Setelah tanaman berumur satu tahun, lakukanlah pemangkasan agar tanaman lebih cepat mengeluarkan bunga. Kemudian, 15 hari setelah dipangkas, bunga anggur dicelupkan ke dalam ZPT.

2. Aplikasikan larutan ZPT

Jenis ZPT yang bisa digunakan adalah Promalin dengan bahan aktif GA4+7 + BA. ZPT ini merupakan campuran antara asam giberelat dan benzyl adenin. 

Konsentrasi larutan yang diberikan adalah 1.000 ppm (1 cc ZPT dalam seliter air suling atau aquades). Selain dilakukan pencelupan, ZPT juga bisa diberikan dengan cara menyemprotkan ke tandan bunga dengan konsentrasi larutan 1.000 ppm.

Baca juga: Cara Menanam Anggur agar Cepat Berbuah

3. Waktu aplikasi ZPT

Ilustrasi anggur.Unsplash/Maja Petric Ilustrasi anggur.
Pencelupan buah pada larutan ZPT dapat dilakukan selama lima detik. Pastikan semua bagian bunga terendam hingga ke pangkal tangkai.

Perendaman atau pencelupan ZPT dilakukan pada pagi atau sore hari saat bunga tidak terkena sinar matahari penuh. Mengaplikasikan pada pagi hari bisa dilakukan sebelum pukul 09.00 dan sore hari setelah pukul 15.00. 

Baca juga: Tips Menanam Anggur di Taman Rumah

4. Memelihara tanaman dengan optimal

Setelah aplikasi ZPT, tanaman anggur harus dipelihara dengan optimal. Perlakuan ZPT pada buah anggur tak hanya menghasilkan buah tanpa biji, tapi juga bisa membuat tangkai buah memanjang.

Dengan demikian, tidak perlu dilakukan penjarangan buah. Selain itu, buah anggur juga memiliki ukuran lebih besar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau