Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Budidaya Jeruk Manis agar Berbuah Banyak

Kompas.com, 6 Desember 2022, 13:38 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jeruk merupakan salah satu tanaman buah tahunan yang banyak tumbuh di Indonesia. Jenis jeruk yang paling disukai konsumen yaitu jeruk yang rasanya manis.

Untuk mendapatkan buah jeruk yang rasanya manis, teknik budidaya jeruk harus dilakukan dengan benar. Melansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (6/12/2022), berikut penjelasan seputar cara budidaya jeruk manis yang perlu diketahui.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk dalam Pot agar Bisa Berbuah Banyak

Pembibitan

Bibit jeruk bisa berasal dari perbanyakan vegetatif atau generatif. Akan tetapi, untuk mendapatkan bibit yang mempunyai sifat sama persis dengan tanaman induknya, maka sebaiknya gunakanlah bibit dari perbanyakan vegetatif.

Ilustrasi tanaman jerukPIXABAY/TASUKARAN Ilustrasi tanaman jeruk

Teknik penanaman

Penanaman buah jeruk sebaiknya dilakukan awal musim hujan atau musim kemarau asalkan ketersediaan airnya mencukupi untuk pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Selain memperhatikan waktu penanaman, beberapa hal lain yang perlu dilakukan sebelum menanam jeruk, seperti berikut:

  • Mengurangi daun dan cabang.
  • Mengatur posisi akar agar tanaman tidak terlipat.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk Kunci agar Berbuah Banyak

Setelah itu, bibit ditanam pada lubang tanam yang sudah dibuat. Lalu, tutup lubang tanam sembari dipadatkan agar bibit tidak mudah roboh.

Pemeliharaan tanaman

Selain menerapkan cara budidaya jeruk manis yang benar, perawatan tanaman juga harus dilakukan dengan rutin agar tanaman jeruk tumbuh dengan baik. Beberapa kegiatan perawatan tanaman jeruk, seperti berikut:

Ilustrasi tanaman jeruk, pohon jeruk. PIXABAY/ANNCAPICTURES Ilustrasi tanaman jeruk, pohon jeruk.

  • Penyulaman: bertujuan untuk mengganti tanaman yang tidak tumbuh atau mati.
  • Pengendalian gulma: dilakukan dengan cara mencabut gulma atau dengan menyemprotkan herbisida sesuai dengan anjuran.
  • Pembumbunan: kegiatan yang dilakukan untuk menggemburkan tanah dan menutup akar tanaman jeruk yang muncul ke permukaan tanah.
  • Pemangkasan tanaman: bertujuan untuk membentuk tajuk pohon dan membuat cabang yang tidak diperlukan.
  • Pemupukan: dilakukan untuk menambah unsur hara pada tanaman. Pupuk diberikan secara berkala sesuai dengan fase tumbuh atau kebutuhan tanaman.
  • Pengairan: berguna untuk memberikan air pada tanaman agar dapat tumbuh dengan baik.
  • Penjarangan buah: bertujuan untuk membuang buah yang sakit atau kualitasnya kurang baik.
  • Pengendalian hama dan penyakit: dilakukan dengan cara mengaplikasikan pestisida sesuai anjuran.

Baca juga: Panduan Pemupukan Tanaman Jeruk Keprok agar Panennya Melimpah

Pemanenan

Cara panen buah jeruk yaitu dengan memetik buahnya secara langsung. Setelah itu, tampung pada keranjang yang bersih.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau