Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman Hias yang Tahan Kekeringan, Apa Saja?

Kompas.com, 26 April 2023, 20:50 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias merupakan tumbuhan yang dibudidayakan dan dijadikan dekorasi rumah baik di dalam maupun di luar ruangan. Tanaman hias menjadi sangat populer di kalangan pecinta tanaman, karena dapat memberikan keindahan dan kenyamanan rumah.

Jenis tanaman hias sangat beragam. Ada tanaman hias yang tahan kekeringan, namun ada juga tanaman hias yang tidak tahan kering.

Tanaman hias yang bisa beradaptasi di lahan kering relatif lebih mudah dirawat. Dikutip dari berbagai sumber, berikut jenis tanaman hias yang tahan pada lahan kering.

Baca juga: Cara Repotting Tanaman Hias dengan Benar

1. Kaktus

Daftar tanaman hias tahan kekeringan yang pertama yaitu kering. Tanaman ini berasal dari gurun yang panas.

Ilustrasi tanaman kaktus. PIXABAY/ULRIKE LEONE Ilustrasi tanaman kaktus.

Tanaman ini tidak memiliki daun, hanya duri tajam yang menyelimuti batang yang mengandung banyak air. Itulah yang membuat tanaman kaktus tahan terhadap kekeringan.

2. Sansevieria

Sansevieria atau yang lebih dikenal dengan lidah mertua merupakan tanaman hias yang tahan terhadap kekeringan maupun ditempat lembab.

Inilah yang menjadikan lidah mertua dapat menjadi hiasan baik didalam maupun diluar rumah. Selain itu, tanaman ini memiliki manfaat sebagai penyaring udara, sehingga udara disekitar rumah lebih segar.

Baca juga: 7 Jenis Tanaman Hias Daun yang Corak dan Warnanya Cantik

3. Anggrek

Secara alami anggrek memang tidak memerlukan air yang banyak. Semakin banyak air yang diberikan, pertumbuhan tanaman anggrek dapat terganggu bahkan mati. Penggunaan media tanam yang kering seperti serabut kelapa dan arang, sangat direkomendasikan untuk tanaman anggrek.

4. Aglaonema

Tanaman yang tahan kekeringan selanjutnya yaitu sri rejeki atau aglaonema. Tanaman ini memiliki daun yang bentuk dan warna meragam. Aglaonema sangat cocok untuk meningkatkan keindahan rumah.

5. Cemara

Pohon cemara memiliki bentuk daun yang kecil dan panjang. Bentuk daun ini membuat cemara dapat menyimpan air lebih lama, karena proses transpirasi atau hilangnya air dapat ditahan. Inilah yang membuat pohon cemara tetap hidup walaupun di tempat yang kering sekalipun.

Baca juga: Cara Menanam Aglaonema Hidroponik, Tanaman Hias Daun yang Indah

6. Palem

Tanaman hias yang berasal dari Timur Tengah ini, memiliki bentuk yang unik. Ukurannya yang cukup besar, membuat tanaman hias ini sangat cocok untuk menjadi dekorasi di ruangan terbuka. Bahkan, tanaman ini bisa tumbuh di sepanjang jalanan untuk menghiasi kota-kota.

7. Bougenville

Bunganya yang berwarna-warni ketika mekar, sangat memanjakan mata. Bougenville dapat mekar sepanjang tahun, namun pada musim kemarau bunga yang dihasilkan semakin banyak.

Tanaman hias ini memiliki akar yang dalam. Walaupun jarang disiram, akar akan mencari air sendiri di dalam tanah, sehingga dapat tumbuh dan berbunga sepanjang waktu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau