Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Merawat Tanaman Hias dalam Ruangan

Kompas.com, 30 Januari 2023, 16:45 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menempatkan tanaman di dalam rumah bisa membuat suasana rumah menjadi sejuk dan asri. Selain itu, tanaman juga membuat tampilan ruangan menjadi lebih menarik.

Akan tetapi, tanaman hias yang diletakkan di dalam rumah perlu perawatan khusus agar bisa tumbuh dengan baik. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (30/1/2023), ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan saat meletakan tanaman di dalam rumah, antara lain; media tanam, air, unsur hara, suhu, cahaya, dan kelembapan udara.

Adapun beberapa cara merawat tanaman hias dalam ruangan yang benar, seperti berikut.

Baca juga: 5 Tanaman Hias dalam Ruangan, Bisa Menjadi Dekorasi Rumah

1. Rotasi tanaman

Rotasi tanaman bisa dilakukan dengan cara mengubah tanaman ke arah sumber cahaya. Contohnya dengan menukar tanaman yang sebelumnya berada di dekat jendela dengan tanaman yang ditempatkan di ruangan tanpa cahaya.

Ilustrasi tanaman hias philodendron heartleaf.Shutterstock/Josefino Yanga Ilustrasi tanaman hias philodendron heartleaf.

Penukaran tanaman bisa dilakukan 15 hingga 30 hari. Dengan penukaran tempat, maka semua tanaman hias yang ada di dalam rumah bisa tumbuh dengan baik.

2. Memanfaatkan cahaya buatan

Cara merawat tanaman hias dalam ruangan lainnya yaitu dengan memanfaatkan cahaya buatan. Anda bisa menempatkan lampu khusus pertumbuhan tanaman atau glow light di atas tanaman.

Pemasangan lampu ini bisa membuat tanaman lebih hangat. Akan tetapi, pastikan menjaga jarak aman antara lampu dengan tanaman agar daun maupun bagian tanaman tidak terbakar akibat panas yang dihasilkan lampu tersebut.

Baca juga: 5 Tips Membuat Tanaman Hias Rajin Berbunga

3. Memilih jenis tanaman yang tepat

Pemilihan tanaman yang tepat juga dapat mempermudah perawatan tanaman hias indoor. Beberapa jenis tanaman hias yang cocok ditanam di dalam rumah, antara lain; lidah mertua, bambu hoki, dan ponytail palm.

4. Jaga kebersihan daun tanaman

Area sekitar tanaman perlu dibersihkan secara rutin. Hal tersebut dikarenakan, debu dan kotoran yang menempel pada daun bisa membuat transpirasi dan fotosintesis terhambat.

5. Lakukan pemupukan dengan rutin

Pemupukan rutin bisa membuat tanaman tumbuh dengan baik. Anda bisa memberikan pupuk NPK 16:16:16 setiap sebulan sekali.

Baca juga: Cara Menanam Kaktus, Tanaman Hias yang Minim Perawatan

Campurkan pupuk tersebut dalam air dengan dosis 1 sendok makan dalam 3 liter air. Kemudian, siramkan secukupnya ke tanaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau