Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui Budidaya Tauge, Bisa Jadi Ide Bisnis Rumahan

Kompas.com, 4 Januari 2023, 20:19 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tauge adalah jenis sayuran berasal dari perkecambahan kacang hijau. Jika dibandingkan dengan komoditas sayuran lainnya, tauge termasuk sayuran yang harganya murah.

Akan tetapi, peminatnya sangat tinggi, sehingga banyak orang yang tertarik untuk membudidayakannya. Tak hanya itu, biaya perawatannya juga murah dan proses budidaya yang mudah.

Bahkan, budidaya tauge bisa dilakukan di rumah dan dapat menjadi salah satu ide bisnis rumahan yang menjanjikan. Lalu, bagaimana cara menanam tauge agar bisa menjadi bisnis yang menguntungkan?

Baca juga: Cara Menanam Tauge di Rumah dengan Sistem Hidroponik

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (4/1/2023), berikut ini penjelasannya.

Siapkan bahan dan alat yang diperlukan

Untuk menanam tauge, Anda perlu menyediakan bahan dan alat seperti;

Ilustrasi menanam tauge.UNSPLASH/LIZA GOLYARCHUK Ilustrasi menanam tauge.

Rendam biji kacang hijau

Langkah awal budidaya tauge yaitu merendam biji kacang hijau yang sudah dibersihkan selama 6 sampai 8 jam. Setelah itu, tiriskan biji kacang hijau yang sudah direndam dan buang airnya.

Biji kacang hijau kemudian dimasukkan ke dalam tong yang bagian bawahnya sudah berlubang.

Baca juga: 6 Langkah Budidaya Microgreen, Cepat Panen dan Menguntungkan

Lakukan penyiraman

Penyiraman menjadi salah satu kunci keberhasilan budidaya tauge. Lakukan penyiraman secara rutin sebanyak 3 sampai 4 kali sehari. Pastikan seluruh kecambah terkena air.

Setelah penyiraman selesai, tong harus ditutup rapat agar kecambah tidak terkena sinar matahari. Tujuannya agar tauge yang dihasilkan berkualitas baik.

Panen

Di hari ke-2, tauge sudah mulai berkecambah. Pada hari ke-3 ukuran tauge sudah semakin panjang. Di hari ke-4 tauge sudah bisa dipanen.

Baca juga: Cara Menanam Daun Mint dari Biji dan Stek Batang

Tauge yang siap panen diangkat dari tong, lalu ditiriskan. Setelah itu, bersihkan tauge agar tidak terdapat sisa kulit biji kacang hijau. Terakhir, kemas tauge dalam plastik sebelum dijual ke pasar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau