Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Langkah Budidaya Microgreen, Cepat Panen dan Menguntungkan

Kompas.com - 24/12/2022, 12:25 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Microgreen adalah sayuran berumur pendek yang ukurannya kecil. Sayuran ini sudah bisa dipanen saat berumur 14 hingga 21 hari setelah tanam.

Sayuran ini memiliki tekstur renyah dan lunak. Selain itu, jenis sayuran yang bisa dijadikan sebagai microgreen juga sangat beragam.

Apabila dilihat dari nilai ekonominya, microgreens termasuk sayuran yang harganya mahal. Biasanya, sayuran ini dijadikan topping makanan di restoran mahal atau hotel berbintang.

Baca juga: Cara Menanam Tauge di Rumah dengan Sistem Hidroponik

Harga jualnya yang mahal dan proses penanaman yang cukup mudah membuat banyak petani tertarik untuk melakukan budidaya microgreen. Lalu, bagaimana cara menanam sayuran microgreen?

Dikutip dari situs Himagro Faperta UNPAD, Sabtu (24/12/2022), berikut ulasan selengkapnya.

Ilustrasi budidaya microgreenPexels/Mikhail Nilov Ilustrasi budidaya microgreen

Perlakukan benih

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum mulai menanam microgreen yaitu memilih benih terlebih dahulu. Gunakanlah benih yang berkualitas dan unggul agar cepat tumbuh. Apabila menggunakan benih yang ukurannya besar, maka perlu perlakuan perendaman dalam air hangat selama 5 hingga 6 jam.

Menyiapkan media tanam

Media tanam yang biasanya digunakan untuk menanam microgreen yaitu campuran sabut kelapa, arang sekam, dan tanah dengan perbandingan 1:1:1. Selain itu, sayuran microgreen juga dapat ditanam pada media seperti cocopeat, rockwool, dan lain sebagainya.

Umumnya, media tanam yang digunakan bersifat organik sehingga tidak perlu penambahan pupuk kimia.

Baca juga: 5 Sayuran Hijau yang Cepat Panen, Hanya dalam 15 Hari

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau