Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kaktus untuk Tanaman Hiasan di Rumah

Kompas.com, 5 September 2022, 15:35 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kaktus merupakan tanaman berduri yang saat ini banyak ditanam sebagai tanaman hias. Cara menanam kaktus yang mudah membuat banyak orang berminat untuk menjadikan tanaman ini sebagai hiasan rumah.

Tak hanya itu, perawatan kaktus juga tidak sulit, sehingga siapa pun bisa memelihara tanaman ini. Menurut keterangan di buku Kaktus, Cantik dan Unik, berikut tata cara menanam kaktus hias di rumah dengan mudah.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Kaktus Dalam Pot

Menyiapkan bibit

Bibit tanaman kaktus bisa diambil dari anakan atau stek batang tanaman induk. Biasanya, bibit ditanam terlebih dahulu di pot pendek hingga nantinya siap untuk dipindahkan ke tempat yang lebih besar.

Ilustrasi tanaman kaktus bulan (Gymnocalycium mihanovichii).PIXABAY/JASON GOH Ilustrasi tanaman kaktus bulan (Gymnocalycium mihanovichii).

Media tanam

Media tanam yang sesuai untuk pertumbuhan kaktus yaitu media tanam yang kering dan porous. Dengan media tersebut, akar kaktus tidak memerlukan waktu lama untuk mengikat air. Akar menjadi lebih efisien dalam menggunakan air.

Pot tanam

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih pot untuk kaktus. Antara lain; dasarnya berlubang, tahan lama dan tidak mudah ditumbuhi lumut, ukurannya sesuai dengan ukuran tanaman, dan bentuknya menarik.

Baca juga: 5 Alasan Harus Memelihara Kaktus di Rumah

Penanaman

Bibit yang sudah mempunyai perakaran cukup bisa segera ditanam di pot tanam. Biasanya bibit yang siap tanam berumur 2-3 bulan. Adapun cara menanam kaktus yang benar, seperti berikut:

Ilustrasi bunga kaktus. PIXABAY/CHRIS1947 Ilustrasi bunga kaktus.

  1. Letakan pecahan genting di bagian dasar pot tanam.
  2. Setelah itu, isi media tanam seperempat pot.
  3. Masukan bibit kaktus di tengan pot dan tambahkan media tanam hingga penuh dan padatkan.
  4. Siram kaktus dengan air mengalir sampai air keluar dari lubang pot.
  5. Tempatkan tanaman di area teduh dengan intensitas sekitar 50 persen.

Baca juga: 5 Cara Merawat Kaktus agar Tetap Sehat dan Terus Berkembang

Pemupukan

Kaktus sebenarnya tanaman yang minim perawatan. Namun, pemupukan tetap diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman ini. Jenis pupuk yang sesuai untuk kaktus yaitu pupuk NPK 20-20-20.

Penyiraman

Kaktus termasuk tanaman gurun, sehingga kebutuhan airnya tidak perlu terlalu banyak. Pemberian air yang berlebih justru bisa menyebabkan busuk akar maupun batang.

Penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali atau saat media tanam mulai kering. Penyiraman bisa dilakukan pagi atau sore hari, saat intensitas cahaya tidak terlalu tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau