Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Begini Cara Menanam Bunga Dahlia

Kompas.com, 11 Oktober 2022, 21:36 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanaman hias merupakan hobi yang belakangan ini banyak dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Tanaman hias memiliki banyak jenisnya, salah satunya yaitu bunga dahlia.

Cara menanam bunga dahlia juga tidak terlalu sulit. Bunga dahlia banyak disukai oleh masyarakat karena kelopak bunga ini ketika mekar akan sangat indah.

Walaupun tidak semua bunga dahlia mengeluarkan aroma yang harum, akan tetapi warna kelopak bunga dahlia sangat beragam. Warna kelopak bunga dahlia ada yang berwarna putih, merah, biru, dan merah muda.

Baca juga: 5 Varietas Bunga Mawar yang Memiliki Karakter Unggul

Bunga dahlia berasal dari Meksiko. Di negara asalnya, bunga ini dijadikan sebagai bunga nasional. Bunga dahlia cocok dijadikan sebagai penghias pekarangan rumah.

Untuk menghasilkan bunga dahlia yang indah, perlu dilakukan penanaman dan pemeliharaan yang baik.

Dilansir dari situs Dinas Pertanian Provinsi Yogyakarta, Selasa (11/10/2022), berikut ini langkah-langkah menanam bunga dahlia, supaya menghasilkan bunga yang indah.

Ilustrasi bunga dahlia. Unsplash/imagesbykayla Ilustrasi bunga dahlia.
Persiapan alat dan bahan

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum menanam bunga dahlia yaitu menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan. Adapun alat dan bahan yang diperlukan seperti:

Baca juga: Ketahui, Ini Cara Tepat Menanam Mawar agar Pertumbuhannya Baik

  • Pot bunga
  • Sekop kecil
  • Sarung tangan
  • Gembor penyiram
  • Tanah
  • Pupuk organik
  • Bibit bunga dahlia

Persiapan bibit

Pemilihan bibit dahlia yang tepat, akan menghasilkan bunga dahlia yang cantik dan indah. Berikut ini cara pembibitan bunga dahlia, yaitu:

1. Biji

Bunga dahlia dapat menghasilkan biji. Nantinya, biji inilah yang digunakan sebagai calon bibit baru. Biji disemai menggunakan tray semai dan media tanam, siram dan rawat secara rutin. Jika bibit sudah cukup umur dan ukurannya sudah cukup besar. Bibit sudah siap ditanam.

2. Stek

Pembibitan dengan cara stek paling sering dilakukan. Cara pembibitan ini mudah dan cepat. Oleh sebab itu banyak dilakukan untuk memperbanyak tanaman bunga dahlia.

Pilihlah batang cabang yang sehat untuk di stek. Potong cabang 5-10 cm menggunakan pisau yang steril. Tanam batang stek dalam polybag. Tunggu sampai muncul daun dan akar cukup kuat, baru bibit dapat ditanam.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Melati yang Benar agar Cepat Berbunga

Ilustrasi bunga Dahlia. Unsplash/michael_sturgeon Ilustrasi bunga Dahlia.

Penanaman

Setelah semua persiapan alat, bahan dan bibit selesai, sekarang waktunya menanam bunga dahlia. Perhatikan cara menanam bunga dahlia pada langkah-langkah berikut ini:

  1. Campurkan tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 1:1.
  2. Masukan media tanam yang sudah tercampur merata ke dalam pot.
  3. Buatlah lubang tanam.
  4. Masukan bibit ke dalam lubang tanam dan tutup dengan tanah.
  5. Siram dan rawat secara rutin.

Perawatan

Bunga dahlia akan tumbuh dan berkembang dengan baik, jika dirawat dengan baik pula. Kegiatan perawatan bunga dahlia meliputi: penyiraman, pemupukan, pembersihan gulma, dan pengendalian hama serta penyakit.

Itulah cara menanam bunga dahlia. Lakukan langkah-langkah diatas secara bertahap, supaya tanaman dahlia yang ditanam menghasilkan bunga yang indah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau