Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ciri-ciri Tanah Subur yang Menunjang Pertumbuhan Tanaman

Kompas.com, 14 November 2022, 10:16 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Tanah yang subur merupakan salah satu modal terpenting dalam budidaya tanaman. Dalam pertanian, tanah berfungsi sebagai media tanam, tempat menyimpan unsur hara, udara, cadangan air, dan tempat tinggal mikroorganisme tanah.

Tanah memiliki memiliki peran yang besar dalam budidaya tanaman, akan tetapi tidak semua tanah cocok untuk menanam tanaman. Hanya tanah yang subur yang dapat digunakan untuk budidaya tanaman.

Lantas, bagaimana ciri ciri tanah subur? Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (14/11/2022), berikut penjelasan lengkapnya.

Baca juga: Tidak Sulit, Proses Pembuatan Pupuk Kompos dari Sampah Organik

Mempunyai kadar hara yang tinggi

Ilustrasi tanah mengandung banyak unsur haraSHUTTERSTOCK/RAJAH23 Ilustrasi tanah mengandung banyak unsur hara

Unsur hara menjadi hal penting yang menunjang pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Umumnya, ketersediaan hara dalam tanah bisa dilihat dari warnanya.

Tanah yang mengandung hara biasanya mempunyai warna coklat kehitaman. Akan tetapi, hal ini tidak bisa menjadi acuan utama.

Memiliki lapisan humus tebal

Ketebalan humus atau bunga tanah juga bisa menjadi ciri tanah subur. Semakin tebal humus tanah tersebut, maka semakin kaya kandungan hara dan bahan organiknya.

Ketersediaan humus bisa ditandai dengan sistem drainase lahan. Humus yang tebal bisa meningkatkan daya hisap tanah atas air.

Kemampuan tanah menyerap air dikarenakan struktur lapisan humusnya yang berongga. Dengan demikian, air lebih mudah masuk.

Baca juga: Pupuk Kandang dan Pupuk Kompos, Apa Perbedaannya?

Teksturnya lempung

Ciri-ciri tanah subur lainnya yaitu tekstur tanahnya lempung. Tanah dengan tekstur ini berfungsi mengikat mineral sehingga tanah tidak mudah terbawa air.

Akan tetapi, tekstur lempung ini sebaiknya tidak tinggi. Pasalnya, kandungan lempung yang terlalu tinggi bisa menyebabkan genangan air yang merusak akar.

Ilustrasi tanah subur yang mengandung biota tanahPIXABAY/NATFOT Ilustrasi tanah subur yang mengandung biota tanah

Mengandung biota tanah

Kandungan biota atau mikroorganisme tanah mempengaruhi tingkat kesuburan tanah tersebut. Salah satu biota tanah yang sering dijumpai yaitu cacing.

Mengandung mineral

Selain mengandung biota tanah, ciri lain dari tanah yang subur yaitu mengandung mineral yang tinggi. Beberapa mineral yang dapat menyuburkan tanah yaitu boron, klorin, kobalt, besi, magnesium, mangan, zink, sulfur, dan molibdenum. Unsur mineral ini bisa diketahui setelah uji sampel tanah.

Baca juga: Cara Membuat Kompos dari Kulit Kacang

Ditumbuhi berbagai tanaman

Ciri-ciri tanah subur lainnya yaitu banyak ditumbuhi tanaman. Lahan dengan vegetasi beragam menunjukkan bahwa tanah ditempat tersebut subur dan dapat menunjang pertumbuhan tanaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Ekspor Perkebunan Tumbuh Signifikan dan Dicari Pasar
Varietas Tanaman
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau