Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Memasang Mulsa Plastik yang Benar untuk Tanaman Cabai

Kompas.com, 22 Desember 2022, 12:18 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Perawatan tanaman cabai perlu dilakukan untuk menghasilkan tanaman yang produktif dan rajin berbuah. Perawatan tanaman dilakukan mulai dari sebelum tanam sampai setelah tanam.

Perawatan sebelum tanam meliputi perlakuan benih, pengolahan tanah dan pemasangan mulsa plastik. Adapun perawatan setelah tanam meliputi penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta perempelan tunas.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Kamis (22/12/2022), berikut beberapa manfaat mulsa plastik untuk tanaman.

Baca juga: Apa Manfaat Mulsa Plastik untuk Tanaman?

Ilustrasi mulsa plastik. SHUTTERSTOCK/LERTWIT SASIPREYAJUN Ilustrasi mulsa plastik.

  • Dapat mengatur dan menjaga kelembapan tanah agar tetap normal.
  • Dapat menjaga suhu mikro tanah agar tetap optimal.
  • Mencegah erosi dan pencucian hara saat musim hujan.
  • Menekan pertumbuhan gulma pengganggu sehingga menghemat biaya penyiangan.
  • Mencegah serangan hama penyakit akibat pantulan sinar UV dari mulsa plastik hitam perak.
  • Kelembapan dan suhu mikro tanah yang terjaga akan semakin meningkatkan kinerja bakteri POC GDM yang sudah disemprotkan sebelumnya bersamaan saat olah tanah.

Manfaat tersebut di atas akan bermuara pada produktivitas tanaman yang semakin baik.

Baca juga: Cara Memasang Mulsa Plastik untuk Tanaman Cabai

Pemasangan mulsa plastik yang berwarna hitam menghadap ke bawah dan yang berwarna perak menghadap ke atas. Kebutuhan per hektar mulsa plastik hitam perak dengan lebar 120 cm adalah 12 roll.

Pemasangan mulsa plastik sebaiknya saat matahari terik agar proses pemuaian optimal dan mulsa dapat menutup rapat pada bedengan.

Ilustrasi penggunaan mulsa plastik di lahan pertanian.WIKIMEDIA COMMONS/YIGAL SHARGIA Ilustrasi penggunaan mulsa plastik di lahan pertanian.

Cara memasang mulsa plastik hitam perak untuk tanaman cabai adalah seabagai berikut.

Siapkan mulsa plastik sepanjang bedengan dikurangi sekitar 50 cm untuk pemuaian dan penarikan saat pemasangan. Ujung-ujung mulsa plastik ditarik secara bersamaan dan kedua ujung dipasak dengan bambu berbentuk U.

Baca juga: Cara Menggunakan Mulsa Plastik untuk Budidaya Bawang Putih

Pasang pasak bambu di salah satu sisi terlebih dahulu dengan jarak 50 cm. Kemudian dilanjutkan pada sisi yang lain sambil ditarik secara perlahan agar mulsa dapat menutup dengan rapat.

Buat lubang sesuai jarak tanam dengan menggunakan pelubang khusus atau kaleng bekas susu kental manis yang dipanaskan.

Untuk hasil yang terbaik, usahakan saat pemasangan mulsa menggunakan minimal dua orang tenaga kerja pada saat panas matahari sedang terik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau