Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Cara Merawat Terarium agar Tetap Estetik

Kompas.com, 22 Februari 2023, 17:43 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Terarium adalah metode menanam tanaman hias dalam wadah tembus pandang, seperti toples, gelas, botol, dan lain sebagainya. Terarium dikenal juga dengan nama taman mini karena ukurannya kecil, sehingga bisa ditempatkan di dalam ruangan.

Membuat terarium ternyata cukup mudah. Selain proses pembuatannya mudah, merawat terarium juga tidak sulit. Dikutip dari buku Terarium: Tanaman Dalam Kaca, Rabu (22/2/2023), berikut ini cara merawat terarium dengan mudah agar tanaman hias tetap tumbuh dengan baik.

Baca juga: Mengenal Terarium, Budidaya Tanaman Hias yang Unik dan Estetik

1. Penyiraman

Kegiatan penyiraman harus disesuaikan dengan karakteristik tanaman. Pasalnya, ada tanaman yang memerlukan intensitas penyinaran tinggi, namun ada juga yang membutuhkan penyiraman rendah. Maka dari itu, perlu untuk mengetahui karakteristik tanaman terarium sebelum menanamnya.

2. Pengaturan cahaya

Cara merawat terarium berikutnya yaitu mengatur cahaya. Sama seperti penyiraman, penyinaran matahari juga harus disesuaikan dengan karakteristik tanaman.

Ilustrasi terarium, tanaman di dalam terarium. SHUTTERSTOCK/AFRICA STUDIO Ilustrasi terarium, tanaman di dalam terarium.

3. Pemangkasan

Pemangkasan juga perlu dilakukan agar tanaman terarium tidak terlalu rimbun. Pasalnya, tanaman dalam terarium yang terlalu rimbun bisa menyebabkan persaingan nutrisi, maka dari itu perlu dilakukan pemangkasan secara rutin.

Baca juga: Cara Membuat Terarium dengan Mudah

4. Membersihkan wadah

Daun-daun tanaman yang gugur juga perlu dibersihkan dengan rutin. Kegiatan pemeliharaan ini berguna untuk membuat penampilan terarium tetap estetik.

5. Pengaturan suhu

Pengaturan suhu juga menjadi salah satu cara merawat terarium. Suhu dalam terarium juga disesuaikan dengan tanaman yang ditanam.

Meskipun demikian, suhu ruangan sebenarnya tidak berperan terlalu banyak dalam pertumbuhan tanaman di dalam terarium. Hal tersebut dikarenakan rata-rata tanaman terarium rata-rata bisa hidup dan tumbuh dalam ruangan, sehingga bisa menyesuaikan diri dengan suhu ruangan.

Baca juga: 6 Media Tanam Terarium yang Mudah Didapat

6. Pemupukan

Pemupukan pada tanaman terarium sebenarnya tidak perlu terlalu sering dilakukan. Akan tetapi, pemupukan tetap dibutuhkan agar tanaman tumbuh dengan baik. Kegiatan pemupukan dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali.

7. Pengendalian hama dan penyakit

Kegiatan perawatan tanaman terarium berikutnya yaitu mengendalikan hama dan penyakit. Sebaiknya lakukan tindakan preventif atau pencegahan agar tanaman tidak terserang hama dan penyakit.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau