Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Jenis Buah-buahan Kering yang Rasanya Enak dan Kaya Nutrisi

Kompas.com, 27 Maret 2023, 19:02 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber Foods Guy

JAKARTA, KOMPAS.com - Buah-buahan merupakan salah satu makanan sehat yang banyak mengandung nutrisi. Akan tetapi, daya simpan buah tidaklah lama, meskipun disimpan dalam lemari pendingin sekalipun.

Maka dari itu, salah satu cara untuk mengawetkan buah-buahan yaitu dengan mengeringkannya. Proses pengeringan tersebut bertujuan untuk mengurangi kadar air sekitar 10 hingga 12 persen.

Meskipun sudah dikeringkan, buah tersebut tetap mengandung serat, vitamin, dan mineral yang bermanfaat untuk tubuh. Lantas, apa saja jenis buah-buahan kering?

Baca juga: Jenis Tanaman Buah Cepat Panen, Apa Saja?

Dikutip dari Foods Guy, Senin (27/3/2023), berikut beberapa jenis buah kering yang rasanya enak dan kaya nutrisi.

ilustrasi kurma ajwah atau kurma ajwa.SHUTTERSTOCK/KAIRA DESIGNS ilustrasi kurma ajwah atau kurma ajwa.

1. Kurma

Kurma sangat populer di Indonesia, terutama ketika memasuki bulan ramadhan. Hampir semua tempat perbelanjaan mulai dari pasar tradisional sampai supermarket pasti menjual kurma. Buah ini memiliki rasa manis, sehingga cocok menjadi takjil berbuka puasa.

2. Kismis

Kismis terbuat dari buah anggur yang dikeringkan. Kismis memiliki rasa manis sedikit asam. Buah kering ini mengandung kalori cukup tinggi, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama.

3. Aprikot

Aprikot memiliki warna jingga kekuningan.Buah ini sering dijadikan jus, salad buah, smoothies maupun dikeringkan menjadi buah kering.

Baca juga: Tips Memilih Kurma untuk Berbuka Puasa

Manfaat buah aprikot kering juga sangat banyak seperti melancarkan pencernaan, menjaga tekanan darah, mencegah serangan jantung, dan menjadi camilan yang sehat.

4. Prune

Buah-buahan kering yang selanjutnya yaitu prune yang terbuat dari buah plum kering. Buah kering ini memiliki rasa manis dan aroma yang khas.

5. Persik

Persik atau peach merupakan buah yang kaya akan antioksidan, semakin matang buahnya, semakin banyak kandungan antioksidannya. Cara menyimpan buah persik supaya kandungannya tetap terjaga yaitu dengan cara dikeringkan.

Pengeringan bertujuan untuk mengurangi kandungan air didalamnya. Dengan demikian, buah persik lebih tahan lama.

Baca juga: Buah Khas Ramadhan yang Cocok Menjadi Menu Buka Puasa

6. Ceri

Buah ceri memiliki warna merah yang mencolok dan bentuknya yang bulat. Buah ceri memang sering dijadikan toping pada kue, rasanya yang manis dan asam sangat cocok menjadi hiasan pada kue. Buah ceri dapat dikeringkan untuk menjaga daya simpan nya supaya lebih lama, sehingga dapat digunakan kapanpun dibutuhkan.

Itulah tadi beberapa jenis buah-buahan kering yang dapat Anda konsumsi. Akan tetapi, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang tepat karena kandungan gula alami yang cukup tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau