Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Menanam Sirih di Pot, Bisa Dipraktekkan di Rumah dengan Mudah

Kompas.com - 03/05/2023, 21:33 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirih merupakan tanaman rambat yang memiliki banyak khasiat sehingga banyak dibudidayakan oleh masyarakat. Jenis sirih yang paling banyak di tanam yakni sirih merah dan hijau.

Buat Anda yang penasaran bagaimana cara menanam sirih di pot, simak penjelasannya berikut ini.

Cara Menanam Sirih di Pot

Metode menanam sirih yang bisa Anda pilih ada beberapa macam, diantaranya stek, stek air, merunduk, dan cangkok. Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Cara Menanam Daun Sirih dan Perawatannya agar Tumbuh Subur

1. Teknik Stek

  • Pilih batang sirih yang sudah tua kemudian potong (panjang sulur kurang lebih 2 sampai 3 ruas jari dan memiliki daun tumbuh sebanyak 2 hingga 3 helai).
  • Siapkan media tanam berupa campuran kompos, tanah, dan pasir dengan perbandingan 1:1:1.
  • Masukkan media tanam tersebut ke dalam pot atau polybag secukupnya, baru kemudian tanam batang sirih yang sudah disiapkan.
  • Beri air secukupnya, kemudian letakkan tanaman di tempat yang teduh.

Ilustrasi daun sirih, tanaman sirih. SHUTTERSTOCK/YANIRI RM Ilustrasi daun sirih, tanaman sirih.

2. Teknik Stek Air

  • Pilih batang sirih yang sudah tua kemudian potong (panjang sulur kurang lebih 2 - 3 ruas jari dan memiliki daun tumbuh sebanyak 2 - 3 helai).
  • Siapkan botol bekas atau gelas air mineral kemudian isi dengan air secukupnya.
  • Masukkan batang sirih yang sudah dipilih ke dalam botol atau gelas yang berisi air.
  • Letakkan ditempat yang teduh dan pantau perkembangan akar setiap hari.
  • Jika akar yang tumbuh sudah cukup panjang, bibit sirih siap dipindahkan ke pot.

Baca juga: Sering Digunakan sebagai Obat, Begini Cara Menanam Sirih yang Benar

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau