Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Berkebun di Rumah, Aktivitas Seru Saat Akhir Pekan

Kompas.com, 27 Mei 2023, 22:35 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkebun menjadi salah satu aktivitas menyenangkan yang dapat Anda lakukan di akhir pekan. Berkebun tak harus dilakukan di lahan luas. Lahan sempit di sekitar rumah juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat budidaya tanaman.

Ada banyak jenis tanaman yang bisa ditanam di sekitar rumah, salah satunya sayuran. Tanaman sayur bisa dibudidayakan di dekat rumah dalam polybag atau pot.

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Sabtu (27/5/2023), berikut ini tips berkebun di rumah dengan mudah.

Baca juga: 9 Tanaman Sayuran Daun Ini Cocok Ditanam di Pot

1. Siapkan tempat tanam

Berbagai jenis wadah seperti pot, ember atau kaleng bekas, hingga polybag dapat digunakan untuk menanam sayur. Asalkan, tempat tersebut memiliki lubang di bagian bawahnya agar drainase tetap lancar.

Ilustrasi menanam sayuran di rumah.SHUTTERSTOCK/VIDU GUNARATNA Ilustrasi menanam sayuran di rumah.

Kemudian, isi pecahan batu bata di bagian dasar wadah tersebut. Lalu, isikan tanah, pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1, 1:2, atau 1:3.

2. Persiapan penyemaian

Sebelum melakukan penanaman, benih sayuran terlebih dahulu disemai dalam wadah tersendiri. Tujuannya agar benih bisa tumbuh dengan baik dan dapat beradaptasi dengan lingkungan dengan mudah.

Setelah benih disemai selama 3 hingga 4 minggu, lakukan pemindahan ke pot atau polybag dengan hati-hati.

Baca juga: Tips Menanam Sayuran di Balkon agar Tumbuh Subur

3. Penanaman dengan benar

Tips berkebun di rumah berikutnya yaitu melakukan penanaman dengan benar. Namun, sebelum melakukan penanaman sebaiknya media tanam disiram terlebih dahulu.

Kemudian, buat lubang tanam dan letakkan bibit pada lubang tersebut. Pindah tanam sebaiknya dilakukan pada sore hari agar tanaman muda tidak mudah layu.

4. Lakukan perawatan dengan benar

Setelah ditanam, sayuran perlu dirawat dengan rutin. Adapun tips merawat tanaman di kebun rumah, seperti berikut:

  • Siram tanaman setiap hari sembari melakukan pengamatan untuk memastikan tanaman tidak terserang hama dan penyakit. Jika terdapat serangan hama maupun penyakit, segera buang hama maupun bagian tanaman yang bergejala.
  • Berikan pupuk organik yang sudah terfermentasi sempurna.
  • Pasang ajir atau bilah bambu untuk membuat tanaman tetap tumbuh dengan tegak.

Baca juga: Benih Sayuran yang Cepat Tumbuh, Bisa Ditanam di Rumah

5. Panen tepat waktu

Setelah tanaman siap panen, segera lakukan pemanenan. Kegiatan panen harus dilakukan tepat waktu agar kualitas hasil panen tetap terjaga dengan baik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau