Agar tanaman tumbuh dengan baik, maka pengendalian hama dan penyakit perlu dilakukan. Perawatan tanaman ini dilakukan dengan cara menyemprotkan pestisida sesuai dengan jenis hama atau penyakit yang menyerang. Pemberian pestisida harus dilakukan sesuai anjuran.
Sanitasi lahan diperlukan untuk menjaga kebersihan kebun. Jika kebun bersih, maka risiko serangan hama dan penyakit bisa diminimalisir.
Ketika pohon mulai berbuah, maka sebaiknya lakukan penjarangan buah. Tujuannya agar tanaman tetap kuat menopang buah dan buah jeruk yang dihasilkan ukurannya menjadi besar.
Baca juga: Cara Menanam Jeruk Baby agar Panennya Melimpah
Buah jeruk yang sudang matangPenjarangan dilakukan ketika buah masih kecil. Buah yang dipertahankan yaitu buah terletak di bagian luar (terkena sinar matahari), bentuknya sempurna, dan sehat.
Waktu terbaik untuk memanen buah jeruk yaitu ketika kulit buah mulai menguning dan buah sudah tidak terlalu keras. Umur petik buah biasanya antara 28-32 minggu setelah bunga mekar.
Pemetikan buah sebaiknya dilakukan pagi hari ketika tanaman sudah kering dari embun. Buah dipetik dengan cara menggunting rangkai sepanjang 1-2 cm dari pangkal buah.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.