Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Bunga Sepatu di Rumah dengan Mudah

Kompas.com, 8 Mei 2023, 18:59 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

3. Pemilihan bibit

Bibit bunga sepatu bisa didapatkan dari penyemaian bibit, cangkok, maupun stek batang. Bibit bunga sepatu banyak di jual di toko bunga.

Namun jika Anda memilih metode stek atau cangkok, cari indukan pohon yang sehat dan banyak menghasilkan bunga.

4. Siapkan media tanam

Media tanam yang digunakan terbuat dari campuran tanah, pupuk rendah fosfor, dan tambahan kalium. Jika tidak ada, Anda bisa menggunakan kulit kayu, lumut gambut, dan lumpur kebun dengan perbandingan 1:1:1.

Kembang sepatu dapat tumbuh dengan sangat baik ditanah yang bersifat asam, jadi sebelum ditanami sebaiknya cek pH tanah terlebih dahulu.

Baca juga: 5 Tanaman Bunga yang Cepat Tumbuh, Bisa Mekar dalam 5 Minggu

5. Proses penanaman

Bunga sepatu atau kembang sepatuPixabay/GAIMARD Bunga sepatu atau kembang sepatu

Sebelum siap dipindahkan ke lahan, sebaiknya tanam bibit ke dalam polybag terlebih dahulu. Adapun cara menanam bunga sepatu yang benar, seperti berikut:

  • Siapkan bibit.
  • Masukkan media tanam sebanyak ¾ bagian ke dalam polybag.
  • Buat lubang pada bagian tengahnya, lalu masukkan 1 bibit ka dalam lubang tersebut.
  • Tutup menggunakan sisa media tanam lalu padatkan agar bibit bisa berdiri kokoh.
  • Siram polybag sampai media tanam basah.
  • Letakkan pada tempat teduh selama 1 minggu sampai muncul tunas daun baru.
  • Siram 2 kali sehari, intensitas penyiraman bisa disesuaikan dengan cuaca.
  • Setelah satu minggu dan tanaman cukup kuat, pindahkan ke tempat yang mendapatkan sinar matahari cukup.

Baca juga: Cara Menanam Bunga Matahari di Rumah

6. Perawatan kembang sepatu

Setelah ditanam, kembang sepatu perlu dirawat dengan maksimal. Berikut cara merawat bunga sepatu.

  • Pupuk yang cocok untuk bunga sepatu adalah slow release 20-20-20 jika ditanam dalam pot atau slow release osmocote 9-3-13 jika ditanam di luar ruangan.
  • Jangan berikan fosfor terlalu banyak karena bisa membuat bunga sepatu mati.
  • Lakukan pengecekan hama rutin minimal seminggu sekali.
  • Pemangkasan dilakukan dengan memotong ? bagian yang terdapat cabang tumbuh tidak lurus, dan tidak kuat lalu biarkan 3 batang utama tetap tumbuh.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau