Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Bunga Sepatu di Rumah dengan Mudah

Kompas.com, 8 Mei 2023, 18:59 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Bunga sepatu memiliki nama ilmiah hibiscus rosa-sinensis L juga disebut dengan bunga raya. Bunga ini termasuk bunga liar yang banyak tumbuh di daerah tropis dan sub tropis.

Namun, banyak dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang cantik. Bagi Anda yang penasaran cara menanam bunga sepatu. Simak penjelasannya di bawah ini.

Jenis-jenis bunga sepatu

Bunga sepatu biasanya memiliki 4 hingga 5 lembar kelopak bunga dengan warna cerah. Berikut 13 jenis bunga sepatu yang bisa Anda pilih:

Baca juga: Cara Menanam Bunga Kenangan di Pot, Bisa Menjadi Hiasan di Rumah

  1. Bunga sepatu Amerika.
  2. Bunga sepatu hardy.
  3. Bunga sepatu tropis.
  4. Bunga sepatu abadi.
  5. Bunga sepatu tahunan.
  6. Bunga sepatu lemon yellow atau rose mallow.
  7. Bunga sepatu kenaf.
  8. Bunga sepatu scarlet rose mallow.
  9. Bunga sepatu ungu atau hibiscus genevie.
  10. Bunga sepatu hibiscus grandiflorus.
  11. Bunga sepatu Hibiscus Rosa-Sinensis merupakan jenis yang paling banyak dibudidayakan di Indonesia.
  12. Bunga sepatu putih atau Hibiscus arnottianus.
  13. Bunga sepatu Hibiscus Acetosella.

Tanaman bunga sepatuPixabay/VMonte13 Tanaman bunga sepatu

Cara menanam bunga sepatu

Selain memiliki warna yang cantik, ternyata kembang sepatu juga memiliki manfaat untuk kesehatan. Mengutip dari hasil studi di The Journal of Nutrition, bunga sepatu yang dijadikan teh bisa mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Maka dari itu, banyak yang tertarik untuk menanam bunga ini di rumah. Berikut cara menanam bunga sepatu di rumah dengan mudah.

Baca juga: Cara Mudah Menanam Bunga Mawar dari Biji

1. Perhatikan iklim dan cuaca

Kembang sepatu sebenarnya sejenis semak yang bisa hidup hingga 40 tahun. Namun, tanaman ini hanya bisa hidup dengan baik pada daerah yang memiliki suhu 15 sampai 32 derajat celcius saja. Maka dari itu, perhatikan kondisi lingkungan sebelum melakukan penanaman.

2. Pilih jenis bunga sepatu

Bunga sepatu memiliki banyak jenis seperti yang sudah disebutkan di atas, untuk permulaan sebaiknya pilih satu jenis terlebih dahulu. Jika menyukai warna merah, bunga sepatu hardy bisa jadi pilihan.

Selain itu, bunga sepatu ini lebih tahan lama dan mudah ditanam dibanding bunga sepatu tropis.

Halaman:

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau