Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Syarat Tumbuh dan Cara Menanam Biji Chia dengan Mudah

Kompas.com, 16 Juli 2023, 12:47 WIB
Add on Google
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu terakhir, popularitas biji chia semakin melambung tinggi. Pasalnya, banyak orang yang mulai menyadari manfaat dari biji ini.

Biji chia berasal dari tanaman chia. Tanaman ini memiliki kemampuan menyebar yang agresif seperti tanaman mint.

Biji chia akan tumbuh dengan baik pada wilayah dengan iklim hangat. Tanaman ini juga bisa ditanam sepanjang tahun. Lantas, bagaimana cara menanam biji chia? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Baca juga: Simak, Ini Cara Menanam Kemangi dari Biji

Syarat tumbuh biji chia

Mengutip dari Balcony Garden Web, Minggu (16/7/2023), berikut ini beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi agar biji chia tumbuh dengan baik.

Ilustrasi menanam chia seed. SHUTTERSTOCK/ILDI PAPP Ilustrasi menanam chia seed.

1. Penyinaran matahari

Tanaman chia memerlukan sinar matahari penuh agar bisa tumbuh dengan baik. Maka dari itu, sebaiknya jangan menanam biji chia di tempat teduh.

2. Media tanam yang subur

Tanaman chia cukup mudah beradaptasi di berbagai kondisi tanah. Namun, tanah yang subur akan membuat pertumbuhan tanaman ini maksimal. Maka dari itu, media tanam yang digunakan sebaiknya diberi pupuk organik untuk meningkatkan unsur hara dalam media tanam.

3. Pengairan

Tanaman ini memerlukan air untuk menunjang pertumbuhannya. Lakukan penyiraman secara teratur. Jika menanam biji chia di pot, maka penyiraman harus dilakukan secara menyeluruh hingga ke dasar pot.

Baca juga: Cara Menanam Daun Mint dari Biji dan Stek Batang

4. Pemberian pupuk berimbang

Pemupukan sangat dibutuhkan agar pertumbuhan dan produktivitas tanaman maksimal. Apabila ingin mendapatkan hasil panen organik, maka jangan gunakan pupuk kimia. Sebagai gantinya, berikan pupuk kompos, pupuk kascing, atau pupuk kandang yang sudah terfermentasi sempurna.

Cara menanam chia seed

chia seed atau biji chiaShutterstock chia seed atau biji chia

Cara menanam biji chia sebenarnya tidak sulit. Setelah mendapatkan biji chia berkualitas, biji bisa segera ditaburkan di atas media tanam.

Lalu, tutup tipis dengan media tanam tersebut. Lakukan penyiraman secara rutin agar biji chia cepat berkecambah.

Baca juga: Cara Panen dan Pasca-panen Wijen dengan Benar

Setelah tumbuh setinggi 3 sampai 5 inci, pindahkan bibit chia ke kebun atau pot yang lebih besar. Jika ditanam di bedengan, sebaiknya lapisi bedengan tanam dengan mulsa untuk menjaga kelembapan.

Panen biji chia

Tanaman chia biasanya bisa dipanen setelah berumur 3 hingga 4 bulan setelah tanam. Waktu panen bisa ditandai dengan kelopak bunga yang mulai rontok.

Jika hal ini terjadi, maka biarkan kepala bunga mengering di dalam kantong kertas atau rak pengering. Isi kepala bunga tetap di dalam kantong, namun biarkan terbuka agar sirkulasi udara lancar. Tunggu sampai kering, kemudian goyangkan kepala bunga dan kumpulkan biji chia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau