Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menanam Lemon di Pot di Rumah? Kenali Tahapan Pertumbuhannya

Kompas.com, 4 Mei 2024, 19:56 WIB
Add on Google
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Lemon adalah varietas jeruk yang banyak dimanfaatkan, tidak hanya untuk beragam makanan, namun juga untuk minuman yang menyegarkan. Oleh karena itu, menanam lemon di rumah bisa menjadi solusi untuk konsumsi sendiri.

Anda bisa menanam lemon di rumah dengan menggunakan pot. Jika tertarik melakukannya, maka perlu mengetahui tahapan pertumbuhan tanaman lemon.

Dari perkecambahan biji hingga berbuah, menanam lemon benar-benar menyenangkan dan bermanfaat jika Anda mengetahui semua tahapan pertumbuhannya.

Baca juga: Manfaat Lemon untuk Kesehatan, Redakan Stres hingga Kencangkan Kulit

Ilustrasi pohon lemon.Shutterstock/Vladeep Ilustrasi pohon lemon.

Dikutip dari Balcony Garden Web, Sabtu (3/5/2024), berikut tahapan pertumbuhan lemon di pot.

1. Tahap perkecambahan

Perkecambahan adalah tumbuhnya benih. Biji lemon berukuran sangat kecil dan Anda bisa menanamnya di nampan dangkal berisi campuran tanah pot yang lembap.

Tahapan ini berlangsung selama dua hingga empat minggu hingga benih bertunas dan berubah menjadi bibit kecil yang berakar.

2. Tahap pembibitan pohon lemon

Setelah benih berkecambah, tunas kecil akan muncul dari dalam tanah. Ini adalah tahap pembibitan dan pohon lemon kecil ini akan terus tumbuh dan mengembangkan daun aslinya yang pertama.

Baca juga: 5 Pemeliharaan Lemon Cui agar Pertumbuhannya Optimal

Pada tahap ini, bibit masih rapuh dan Anda harus melindunginya dari sinar matahari langsung dan kondisi cuaca buruk. Yang terbaik adalah menyimpannya di dalam ruangan di dalam pot.

3. Tahap pertumbuhan vegetatif

Saat bibit terus tumbuh, maka akan mencapai tahap pertumbuhan vegetatif di mana ia akan fokus menyebarkan akar dan dedaunan sebanyak mungkin.

Ilustrasi pohon lemon.Shutterstock/IgorZh Ilustrasi pohon lemon.

Anda akan melihat daunnya menjadi lebih besar dan hijau, dan akan terus tumbuh selama beberapa tahun, mencapai ketinggian 90 sampai 150 cm.

Terus rawat saja, dan tak lama lagi, ia akan siap memberi Anda buah lemon.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk Lemon, Mudah dan Menguntungkan

4. Tahapan pembungaan dan pembuahan

Setelah pohon lemon mencapai tingkat kematangan tertentu, yaitu sekitar umur 2 sampai 4 tahun, maka akan mulai berbunga.

Anda akan melihatnya menghasilkan bunga putih harum dengan sedikit semburat ungu, dan setelah diserbuki, mereka akan berkembang menjadi lemon hijau kecil.

5. Pematangan buah

Setelah bunga diserbuki, buah-buahan kecil berwarna hijau akan mulai bermunculan, dan dalam 4 sampai 8 bulan berikutnya, buah lemon hijau ini akan mulai menguning dan terasa lebih lembut. Saat itulah Anda bisa memanen lemon.

Pada usia sekitar 5 sampai 8 tahun, pohon lemon akan mencapai potensi maksimalnya. Pohon lemon menghasilkan lebih banyak buah setiap tahun.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Lemon agar Cepat Berbuah Lebat

Seiring bertambahnya usia, pohon tidak melambat dalam hal berbuah. Pohon lemon dewasa dapat menghasilkan buah selama beberapa dekade.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Swasembada Pangan dan Pertanian yang Berkelanjutan
Varietas Tanaman
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Reformasi Rantai Pasok Kakao
Varietas Tanaman
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Menjaga Momentum Kopi Indonesia di Tengah Gejolak Global
Varietas Tanaman
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Nilai Tinggi Kelapa Aromatik di Pasar Global Premium
Varietas Tanaman
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Kecubung: Antara Stigma dan Kekayaan Hayati Nusantara
Varietas Tanaman
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Era Keemasan Baru Rempah Indonesia
Varietas Tanaman
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau