Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Singkong di Karung, Cocok untuk Lahan Sempit

Kompas.com - 05/03/2023, 16:17 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Singkong merupakan tanaman palawija yang mudah ditanam. Bahkan tanaman singkong bisa dibudidayakan dalam karung atau planter bag.

Budidaya singkong dengan cara ini cocok diterapkan pada lahan sempit. Selain itu, keuntungan lain dari budidaya singkong dalam karung yaitu tidak perlu pengolahan lahan dan perawatannya relatif lebih mudah.

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Minggu (5/3/2023), berikut cara menanam singkong di karung atau planter bag dengan mudah.

Baca juga: 5 Varietas Singkong Unggul yang Banyak Tumbuh di Indonesia

Bahan dan alat

Sebelum menanam, pastikan Anda memiliki bahan dan alat yang dibutuhkan. Berikut daftar bahan dan alat yang menunjang budidaya singkong.

umbi singkongPexels/Daniel Dan umbi singkong

  • Karung bekas.
  • Pupuk organik atau kompos.
  • Tanah.
  • Kapur pertanian atau dolomit.
  • Bibit singkong.

Cara menanam singkong di karung

Proses penanaman singkong sebenarnya cukup mudah. Berikut langkah-langkahnya:

Baca juga: Jenis Pupuk untuk Tanaman Singkong agar Panen Melimpah

  1. Isi karung dengan media tanam berupa tanah, kapur, dan pupuk organik atau kompos.
  2. Setelah itu, buat lubang tanam di tengah karung dan tanam bibit singkong.
  3. Kemudian, tutup bibit dengan tanah.
  4. Lakukan perawatan dengan rutin agar pertumbuhannya maksimal.

Panen

Umur panen tanaman singkong tergantung pada varietasnya. Tanaman singkong varietas genjah bisa dipanen setelah berumur 6 hingga 8 bulan dan varietas dalam bisa dipanen setelah berumur 9 sampai 12 bulan.

 

Terangi negeri dengan literasi, satu buku bisa membuka ribuan mimpi. Lewat ekspedisi Kata ke Nyata, Kompas.com ingin membawa ribuan buku ke pelosok Indonesia. Bantu anak-anak membaca lebih banyak, bermimpi lebih tinggi. Ayo donasi via Kitabisa!


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mungkinkah Indonesia Jadi Pusat Kopi Global?
Mungkinkah Indonesia Jadi Pusat Kopi Global?
Varietas Tanaman
Bisnis Domestik dan Ekspor Kacang Mete
Bisnis Domestik dan Ekspor Kacang Mete
Varietas Tanaman
Liberika dan Excelsa: Jejak Eksotisme Kopi Nusantara
Liberika dan Excelsa: Jejak Eksotisme Kopi Nusantara
Varietas Tanaman
Mengelola Dinamika Pasar dan Industri Kelapa Bulat
Mengelola Dinamika Pasar dan Industri Kelapa Bulat
Varietas Tanaman
Masa Depan Industri Tembakau Indonesia
Masa Depan Industri Tembakau Indonesia
Varietas Tanaman
Menggali Potensi Devisa dari Ekspor Lada Indonesia
Menggali Potensi Devisa dari Ekspor Lada Indonesia
Varietas Tanaman
Potensi Kelapa Genjah dan Pemenuhan Santan
Potensi Kelapa Genjah dan Pemenuhan Santan
Varietas Tanaman
Revitalisasi Kebun Teh
Revitalisasi Kebun Teh
Tips
Kelapa: Komoditas Strategis, Nasib Petani, dan Arah Kebijakan
Kelapa: Komoditas Strategis, Nasib Petani, dan Arah Kebijakan
Varietas Tanaman
Menguatkan Posisi Teh Indonesia di Pasar Global
Menguatkan Posisi Teh Indonesia di Pasar Global
Varietas Tanaman
Kebangkitan Petani dan Semangat Nasionalisme Baru
Kebangkitan Petani dan Semangat Nasionalisme Baru
Tips
Dari Kebun ke Pasar Dunia: Kelapa Indonesia di Tengah Gelombang Harga
Dari Kebun ke Pasar Dunia: Kelapa Indonesia di Tengah Gelombang Harga
Varietas Tanaman
Membawa Gambir ke Pasar Global
Membawa Gambir ke Pasar Global
Varietas Tanaman
Randu: Serat Emas Putih yang Terlupakan
Randu: Serat Emas Putih yang Terlupakan
Varietas Tanaman
Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia
Serat Alam dari Masa Lalu: Potensi Abaca di Indonesia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau