Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Varietas Mangga Unggul Mancanegara yang Sudah Ditanam di Indonesia

Kompas.com, 9 September 2022, 12:53 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mangga adalah salah satu buah populer yang banyak disukai dan dikonsumsi masyarakat. Buah mangga memiliki daging berwarna kuning hingga oranye, bertekstur lembut, memiliki kandungan air yang banyak, rasa yang manis, dan beraroma harum.

Di dalam buahnya, terdapat biji atau pelok berwarna putih, berbentuk gepeng, dan seperti berkayu.

Saat ini di Indonesia terdapat berbagai macam jenis buah mangga, baik unggulan lokal maupun berasal dari mancanegara. Masyarakat Indonesia melakukan budidaya mangga asal berbagai negara, karena memiliki daya tarik, baik penampilan maupun rasa daging buah yang manis.

Baca juga: Cara Membuat Mangga Berbuah di Luar Musim Pakai ZPT

Ilustrasi pohon mangga, tanaman mangga, buah mangga di pohon. UNSPLASH/JAMETLENE RESKP Ilustrasi pohon mangga, tanaman mangga, buah mangga di pohon.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Jumat (9/9/2022), berikut beberapa varietas mangga unggul mancanegara yang sudah banyak ditanam di Indonesia.

1. Mangga apel

Mangga ini beasal dari Singapura dan disebut mangga apel karena bentuknya bulat seperti buah apel. Ada dua jenis mangga apel, yakni hijau dan merah.

Mangga apel hijau memiliki rasa asam dan cocok sekali untuk rujak, sedangkan yang merah beraroma sangat harum dan tekstur dagingnya sangat halus, dengan rasa manis.

2. Mangga malibu

Mangga ini berasal dari Australia, ukuran agak besar, kulit berwarna merah saat matang, dan daging buah bertekstur sangat lembut dengan rasa enak seperti kelapa namun manis.

Baca juga: Tips Mengendalikan Hama di Pohon Mangga Tanpa Pestisida

Mangga malibu ini berasal hasil dari persilangan antara mangga irwin dengan kensington pride.

Ilustrasi mangga madu atau mangga Chokanan. Varietas mangga unggul asal Thailand ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia. SHUTTERSTOCK/ANDRIAN_S Ilustrasi mangga madu atau mangga Chokanan. Varietas mangga unggul asal Thailand ini sudah banyak dibudidayakan di Indonesia.

3. Mangga madu

Mangga madu atau nama aslinya Chokanan berasal dari Thailand. Varietas mangga ini sepintas terlihat sangat mirip dengan mangga arum manis, akan tetapi kulitnya berwarna kuning cerah saat matang.

Ukuran buah tidak terlalu besar dan hampir sama dengan mangga manalagi, sementara biji atau peloknya cukup kecil. Daging buah tebal yang mempunyai rasa sangat manis seperti madu meskipun buah masih mentah.

Tekstur daging buahnya juga sangat lembut, tidak berserat, dan memiliki kandungan air yang banyak. Mangga madu ditemukan di banyak negara, seperti India, Thailand, Hawaii, negara bagian Florida di Amerika Serikat, dan Afrika Selatan.

Baca juga: Cara Lindungi Mangga dari Lalat Buah dan Codot, Bungkus Pakai Plastik

4. Mangga mahatir

Mangga ini berasal dari Malaysia yang mempunyai ukuran besar sekali tidak seperti mangga pada umumnya, beratnya bisa mencapai 2,5 hingga 3 kg per buah.

Bentuk buahnya yang bisa dibilang cukup unik dan berbeda dengan jenis mangga pada umumnya, pada bagian ujung buahnya berbentuk seperti paruh burung yang sangat lancip.

Daging buah mangga mahatir bertekstur lembut, tanpa serat, rasanya manis, dan kandungan airnya sangat banyak.

5. Mangga Nam Dok Mai

Mangga Nam Dok Mai golden berasal dari Thailand. Hampir sama dengan namdokmai biasa, namun jenis golden mampu berbuah dengan hasil yang lebih banyak, ukuran lebih besar dari mangga lainnya, panjangnya bisa mencapai 17 cm, dan memiliki biji yang sangat tipis.

Baca juga: Bisa, Begini Cara Membuat Mangga Berbuah di Luar Musimnya

Daging buah tebal, aroma harum yang kuat, rasa sangat manis, berserat sangat halus, mengandung sedikit air, berwarna kuning, dan lunak.

Ilustrasi mangga Emperor. Ini adalah varietas mangga unggul dari Taiwan, namun banyak dibudidayakan oleh petani di Thailand.SHUTTERSTOCK/AJISAI13 Ilustrasi mangga Emperor. Ini adalah varietas mangga unggul dari Taiwan, namun banyak dibudidayakan oleh petani di Thailand.

6. Mangga emperor

Varietas mangga unggulan ini berasal dari Taiwan, namun banyak dibudidayakan oleh para petani di Thailand.

Dikatakan unggulan karena buah mangga jenis ini mempunyai penampilan yang sangat menarik perhatian, yaitu kulit buah berwana kuning kehijauan, mangga emperor memiliki kulit buah yang berwarna ungu kehijauan saat masih muda dan akan berubah menjadi merah menyala ketika sudah matang.

Ukuran buahnya lebih besar jika dibandingkan dengan jenis buah mangga pada umumnya, berat satu buahnya bisa mencapai 3 kg.

Baca juga: Penyebab Buah Mangga Pecah di Pohon dan Cara Mengatasinya

Daging buahnya berwarna oranye kekuningan, rasanya sangat manis, dan bertekstur lembut dengan kandungan air yang melimpah. Selain itu, ukuran biji yang ada di dalamnya juga relatif kecil dan pipih.

ilustrasi mangga irwin berwarna merah keunguan. shutterstock/Jose Luis Samayoa ilustrasi mangga irwin berwarna merah keunguan.

7. Mangga irwin

Mangga irwin ini adalah varietas unggul dari Australia, berbentuk oval dan memiliki ukuran buah yang cukup besar dan bisa mencapai 0,8 kg per buah.

Warna kulit buah yang cukup cantik dan unik, yaitu berwarna ungu cerah saat sudah matang. Daging buahnya berwarna orange kekuningan, sedikit berair, bertekstur lembut, dan memililiki rasa yang sangat manis serta sedikit asam.

Meskipun sedikit masam, buah mangga irwin akan tetap memanjakan lidah saat dikonsumsi. Hal ini dibuktikan dengan permintaan pasar untuk buah mangga jenis ini cenderung mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Baca juga: 10 Hama yang Sering Menyerang Pohon Mangga dan Cara Mengendalikannya

Ilustrasi mangga kiojay, varietas mangga unggul yang berasal dari Thailand.SHUTTERSTOCK/YOUNG SWEE MING Ilustrasi mangga kiojay, varietas mangga unggul yang berasal dari Thailand.

8. Mangga kiojay

Mangga ini termasuk unggulan yang berasal dari Thailand, memiliki ukuran buah yang sangat fantastis dengan berat bisa mencapai sekitar 2 kg, namun bijinya berukuran kecil, sehingga daging buahnya tebal.

Di samping itu, daging buah bertekstur sangat lembut, beraroma harum, rasanya sangat manis, dan menyegarkan karena memiliki kandungan air yang cukup banyak sehingga sangat cocok untuk dikonsumsi pada saat siang hari yang panas.

9. Mangga yuwen

Mangga ini berasal dari Taiwan dan merupakan salah satu mangga unggulan, karena tampilannya yang mempunyai daya tarik khas (eksotik), yaitu kulitnya berwarna merah terang.

Selain itu, daging buah yang tebal dengan ukuran biji yang relatif kecil dan tipis, rasanya sangat manis, kenyal, dan bertekstur lembut dengan kandungan air yang cukup banyak.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Membuka Peluang Ekonomi Pinang
Varietas Tanaman
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Jalan Bagi Kesejahteraan Petani Kopi
Varietas Tanaman
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Ketahanan Kopi Dimulai dari Kebunnya
Varietas Tanaman
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Menata Ulang Masa Depan Petani Lada
Varietas Tanaman
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Kedelai di Bawah Sawit: Peluang Mandiri Pangan di Dharmasraya
Varietas Tanaman
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Kelapa Indonesia 2026: Dari Komoditas Rakyat ke Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Varietas Tanaman
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Bandeng Naik Kelas Menuju Panggung Blue Food Global
Varietas Tanaman
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Menjaga Denyut Kakao Sulawesi
Varietas Tanaman
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Menjaga Masa Depan Karet Indonesia
Varietas Tanaman
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Strategis Pengembangan Industri Gambir
Varietas Tanaman
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Asa Pohon Mete di Tanah Gersang
Varietas Tanaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Belajar dari Sukun Kukus: Menguatkan Ketahanan Pangan lewat Keanekaragaman
Varietas Tanaman
Halusinasi Negara Agraris
Halusinasi Negara Agraris
Tips
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Waktunya Jujur: Petani Butuh Fakta, Bukan Ilusi Statistik
Tips
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Jangan Korbankan Teh: Investasi Hijau untuk Masa Depan
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau