Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membuat Pohon Durian Pendek dan Berbuah Besar

Kompas.com, 20 September 2022, 15:41 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Durian merupakan buah yang nilai ekonomisnya cukup tinggi. Selain itu, durian juga memiliki rasa yang enak dan tekstur daging yang empuk sehingga membuatnya banyak disukai.

Tanaman durian dapat tumbuh sangat tinggi sehingga perlu menanamnya di lahan kosong yang jauh dari pemukiman warga.

Baca juga: Cara Menanam Pohon Durian Pendek agar Berbuah Lebat 

Namun, jika mengetahui teknik budidaya yang tepat, pohon durian bisa dibuat pendek dan tetap berbuah. Lantas, bagaimana cara membuat pohon durian tidak tinggi, tapi bisa berbuah besar?

Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Selasa (20/9/2022), berikut beberapa tips membuat pohon durian pendek dan berbuah lebat yang bisa diikuti.

1. Pilihlah lokasi penanaman yang tepat

Ilustrasi buah durian, pohon durian.UNSPLASH/HASBI KURNIA Ilustrasi buah durian, pohon durian.

Tips petama yang perlu diikuti sebelum menanam pohon durian pendek adalah mempersiapkan lokasi tanam yang tepat. Tanaman durian akan tumbuh baik pada lahan dengan ketinggian 50 sampai 1.000 meter di atas permukaan laut.

Selain ketinggian, kondisi tanah, suhu, dan curah hujan juga sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman durian. Durian bisa tumbuh optimal pada tanah subur dengan pH 6 hingga 7, suhu antara 21 sampai 30 derajat Celsius, dan curah hujan 1.500 hingga 2.500 mm per tahun. 

Baca juga: 6 Tips Menanam Durian di Halaman Belakang Rumah

2. Bibit harus berkualitas

Penggunaan bibit berkualitas juga sangat berpengaruh terhadap produktivitas tanaman durian. Bibit berkualitas berasal dari varietas unggul yang pertumbuhannya normal dan biji yang disemai atau hasil stek durian.

3. Menanam dan merawat dengan tepat

Cara menanam pohon durian pendek juga mempengaruhi hasil dari buah ini. Menanam durian harus dilakukan pada lahan gembur yang sudah bersih dari gulma.

Bibit durian kemudian diletakan pada lubang tanam yang sudah dibuat. Setelah itu, tutup lubang tanam sembari dipadatkan agar bibit bisa tumbuh kokoh.

Selain proses penanaman, tak halah penting adalah proses perawatannya. Tanaman durian akan tumbuh baik jika dirawat maksimal.

Ilustrasi buah durian bawor. SHUTTERSTOCK/AYAH NAREN Ilustrasi buah durian bawor.

Lakukan perawatan seperti penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan pengendalian hama serta penyakit secara maksimal. 

Baca juga: 4 Perawatan Tanaman Durian agar Tumbuh Subur dan Berbuah Banyak

4. Panen dengan benar

Buah durian yang sudah tua biasanya akan terjatuh sendiri ke tanah. Walau demikian, Anda sebenarnya tidak harus menunggu durian jatuh.

Buah durian yang siap panen bisa segera dipetik. Caranya, memotong bagian tangkai buahnya. Ciri buah durian yang sudah siap panen adalah bagian ujung durinya sudah mulai kecoklatan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau