Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Simak, Cara Menanam Jeruk Manis dan Perawatannya

Kompas.com - 02/01/2023, 16:25 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Jeruk merupakan salah satu jenis buah yang paling populer di dunia. Buah ini biasanya tumbuh di daerah tropis dan subtropis.

Tanaman jeruk memiliki berbagai jenis, salah satunya yaitu jeruk manis. Jeruk manis memiliki warna kulit berwarna orange atau kuning kehijauan dengan daging buahnya berwarna oranye.

Kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk, memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat membantu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk Siam agar Berbuah Banyak dan Rasanya Manis

Selain itu, vitamin C juga membantu dalam proses pembentukan kolagen, yang merupakan protein yang penting untuk memperkuat jaringan sel kulit. Rasanya yang manis dan manfaat beragam membuat banyak orang menyukai buah ini.

ilustrasi tanaman jerukPixabay/Hans ilustrasi tanaman jeruk

Di Indonesia, jeruk menjadi salah satu buah penting dengan nilai jual cukup tinggi. Lantas, bagaimana cara menanam jeruk manis?

Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (2/1/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Pembibitan

Langkah awal yang harus dilakukan sebelum menanam jeruk yaitu menyiapkan bibit jeruk manis terlebih dahulu. Bibit jeruk manis dapat diperoleh dengan menyemai bijinya, namun cara ini terlalu lama dan kualitas bibit yang dihasilkan tidak selalu sama dengan induknya.

Baca juga: Cara Menanam Jeruk dari Biji dengan Mudah

Cara perbanyakan bibit jeruk manis yang sering dilakukan yaitu dengan cara stek dan mencangkok batangnya. Pilihlah tanaman induk jeruk manis yang produktif, stek atau cangkok batang tanaman yang sehat dan lurus untuk dijadikan bibit.

Pembuatan lubang tanam

Bersihkan lahan dari gulma dan ranting pohon yang berserakan di lahan. Setelah bersih, cangkul dan gali tanah dengan ukuran 50 x 50 cm dan kedalaman 30 cm. Lubang tanam diberi pupuk kandang sebagai pupuk dasar, lalu diamkan lahan selama 7 sampai 10 hari sebelum dilakukan penanaman.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau