Penulis
Ilustrasi mengaplikasikan pupuk cair ke tanaman. Siramkan pada tanaman di pot di lahan pekarangan (untuk skala yang kecil/terbatas), sebanyak 1 gelas atau 200 ml per pot jika tanaman masih kecil. Jika tanaman di pot sudah besar maka ukuran cairan pupuk asam aminonya sebanyak 2 liter per pot.
Baca juga: Cara Membuat Pupuk dari Buah Busuk, Mudah Hanya 9 Langkah
Semprot pupuk langsung ke mulut daun yang terdapat di bagian bawah dari daun tanaman. Ujung nosel alat semprot menghadap ke atas pada saat melakukan penyemprotan secara merata.
Disiram atau dikocor langsung di bawah pohon tanaman dengan dosisnya sesuai umur tanaman. Untuk tanaman dipot sebanyak 1 sampai 2 gayung tergantung umur tanaman, sedangkan tanaman tahunan + 5 liter cairan pupuk amino per pohon.
Disemprotkan dan disiram sekaligus pada tanaman yang sama.
Untuk tanaman padi dan palawija, disemprotkan kepada tanaman, jika tanaman telah berumur 2 musim dan selanjutnya disemprotkan setiap 1 minggu (7 hari sekali secara terus-menerus).
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
Artikel ini telah masuk Arsip. Berlangganan untuk membacanya kembali kapan saja.