Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Kentang di Polybag, Mudah dan Hemat Tempat

Kompas.com - 15/02/2023, 17:17 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kentang merupakan tanaman pangan yang banyak tumbuh di dataran tinggi. Biasanya, kentang ditanam di lahan terbuka.

Akan tetapi, ternyata kentang bisa ditanam dalam polybag. Cara budidaya kentang ini cukup mudah dilakukan dan bisa diterapkan pada lahan atau pekarangan yang sempit.

Lantas, bagaimana cara menanam kentang di polybag? Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (15/2/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Simak, Cara Menanam Kentang di Musim Hujan

Menyiapkan bibit kentang

Pilihlah bibit kentang yang tidak cacat dan sudah memiliki tunas kurang lebih 3 sampai 5 dengan tinggi sekitar 2 cm. Selain itu, bibit juga sebaiknya sudah disimpan selama 4 bulan.

Ilustrasi kentang, tanaman umbi yang banyak dijumpaiSHUTTERSTOCK/NEDNAPA Ilustrasi kentang, tanaman umbi yang banyak dijumpai

Menyiapkan polybag dan media tanam

Polybag yang digunakan untuk menanam kentang sebaiknya berukuran 50 x 80 cm. Polybag juga harus mempunyai lubang sekitar 3 sampai 4 lubang sebagai saluran drainase.

Sementara itu, media tanam yang digunakan yaitu campuran dari tanah berhumus dan pupuk kompos.

Baca juga: Cara Budidaya Kentang di Polybag, Bisa Panen dalam 10 Minggu

Menanam bibit kentang

Cara menanam kentang di polybag diawali dengan mengisi polybag sekitar 20 sampai 30 cm dengan media tanam. Setelah itu, tanam bibit kentang dengan kedalaman kurang lebih 7 cm.

Pastikan posisi tunas mengarah ke atas. Dalam 1 polybag bisa ditanam sekitar 3 sampai 3 bibit.

Perawatan tanaman

Bibit tanaman kentang akan mulai tinggi pada umur 10 hari setelah tanam (HST). Sebulan setelah penanaman, lakukan penambahan media tanam supaya umbi yang sedang terbentuk tidak terkena sinar matahari.

Pasalnya, umbi yang terkena sinar matahari akan mengalami perubahan wanra menjadi hijau dan beracun. Selain menambahkan media tanam, lakukan juga penyiraman secara rutin agar media tanam tetap lembap.

Lakukan juga pemupukan menggunakan pupuk cair atau padat. Jenis pupuk cair yang digunakan harus mengandung unsur hara nitrogen dan fosfor yang seimbang.

Baca juga: Cara Menanam Kentang Hitam, Tanaman Pangan yang Potensial

Ilustrasi kentang, menanam kentang.SHUTTERSTOCK/NEDNAPA Ilustrasi kentang, menanam kentang.

Sementara itu, jenis pupuk padat yang dapat digunakan yaitu pupuk urea dan TSP perbandingan 1:1. Dosisi pupuk padat cukup 16 g/tanaman atau kurang lebih 1 sendok makan/tanaman.

Setelah pemberian pupuk padat, lakukan penyiraman agar pupuk cepat larut dan diserap tanaman dengan maksimal.

Panen

Tanaman kentang yang dibudidayakan dalam polybag bisa dipanen setelah berumur 10 minggu sampai 4 bulan setelah tanam. Sebaiknya, pemanenan dilakukan setelah dau dan ujung batangnya kering.

Hal tersebut dikarenakan saat daun dan batangnya belum kering, kualitas umbi kentang masih rendah dan kulitnya mudah terkelupas.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Mengembalikan Kejayaan Industri Teh Indonesia

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau