Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perbedaan Rambutan dan Leci, Jangan Sampai Keliru

Kompas.com, 15 Mei 2023, 15:12 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Rambutan adalah salah satu buah tropis yang banyak ditanam dan dikonsumsi di Indonesia. Namun demikian, ada pula buah yang tampilan dan rasanya sering dikira rambutan, yakni leci.

Meskipun berbeda, kedua buah ini memiliki banyak kesamaan.  Jangan biarkan rasa manisnya yang berair dan penampilannya yang hampir mirip menipu Anda.

Dikutip dari Balcony Garden Web, Senin (14/5/2023), berikut persamaan dan perbedaan rambutan dan leci yang perlu diketahui agar tidak keliru.

Baca juga: Cara Menanam Rambutan dalam Pot, Cocok untuk Lahan Sempit

Ilustrasi leci, buah leci.PIXABAY/ATUL SOMANI Ilustrasi leci, buah leci.

Apa itu leci?

Leci atay lychee (Litchi chinensis) berasal dari Tiongkok selatan. Leci adalah buah lezat dari keluarga soapberry (Sapindaceae).

Pohon leci bisa mencapai tinggi 12 meter dengan kanopi daun mengkilap yang bulat dan lebat serta batang yang tebal dan berbonggol-bonggol menghasilkan kumpulan bunga harum kecil yang mekar pada musim semi.

Kemudian, diikuti oleh buah di musim panas, yang merupakan buah beri bulat kecil, berdiameter sekitar 2 sampai 3 cm, dengan kulit merah atau merah muda yang keras dan tidak bisa dimakan.

Daging buah leci bening, berair, dan manis, dengan rasa yang sering digambarkan sebagai kombinasi antara manis dan seperti bunga.

Baca juga: Cara Menanam Leci yang Benar agar Panennya Menguntungkan

Apa itu rambutan?

Rambutan (Nephelium lappaceum) adalah spesies buah tropis dari keluarga soapberry (Sapindaceae). Rambutan berasal dari Asia Tenggara dan ditemukan di Thailand, Indonesia, dan Filipina.

Ilustrasi rambutan, buah rambutan.PIXABAY/FATHIMA SHANAS Ilustrasi rambutan, buah rambutan.

Buah ini dikenal dengan penampilannya yang unik, dengan bagian luar berwarna merah berbulu yang menyerupai makhluk laut. Rambutan tumbuh dalam kelompok besar dan seukuran bola golf, dengan ukuran rata-rata berdiameter sekitar 2 hingga 3 cm.

Daging putih yang berair dikelilingi oleh lapisan tembus pandang yang tidak bisa dimakan dengan biji keras yang tidak bisa dimakan di tengahnya.

Rambutan dinikmati segar atau dapat ditemukan dalam kaleng, dikeringkan, atau dibuat jus atau makanan manis lainnya.

Baca juga: Cara Stek Rambutan dengan Mudah dan Cepat Tumbuh

Ilustrasi tanaman leciPixabay/xuanduongvan87 Ilustrasi tanaman leci

Persamaan rambutan dan leci

Leci dan rambutan termasuk dalam keluarga soapberry (Sapindaceae) selain kastanye, maple, ackee, dan buah lengkeng. Selain itu, rambutan dan leci dapat dinikmati dengan cara yang sama dengan mengupas kulit luarnya sebagai camilan atau salad buah.

Kedua buah dinikmati segar dan dapat digunakan dalam makanan penutup, jus, dan aplikasi kuliner lainnya.

Leci dan rambutan memiliki manfaat kesehatan yang serupa, seperti antioksidan tinggi, vitamin C, serat, hidrasi, dan kandungan rendah kalori.

Kedua buah ini kaya nutrisi & menawarkan berbagai manfaat kesehatan. Rambutan dan leci tinggi antioksidan, meningkatkan kekebalan tubuh, mendukung kesehatan jantung, meningkatkan pencernaan, dan juga baik untuk kesehatan kulit.

Baca juga: Apakah Anggur Terkait dengan Leci? Persamaan dan Perbedaannya

Perbedaan rambutan dan leci

Ilustrasi tanaman rambutan, pohon rambutan. PIXABAY/GENGA_CLICKS Ilustrasi tanaman rambutan, pohon rambutan.

Leci pertama kali ditanam di provinsi selatan Fujian dan Guangdong di Tiongkok. Catatan pertama buah leci berasal dari Dinasti Tang.

Sementara itu, rambutan adalah buah asli Asia Tenggara, tepatnya Semenanjung Melayu.

Perbedaan yang paling mencolok antara leci dan rambutan adalah penampilannya.

Leci memiliki bagian luar yang kasar berwarna merah dengan tonjolan kecil, sedangkan rambutan memiliki bagian luar yang runcing dan berbulu yang biasanya berwarna merah atau hijau.

Baca juga: 5 Jenis Rambutan dan Karakteristiknya, Apa Saja?

Soal rasa, leci memiliki daging yang lebih manis, lebih renyah, dan aroma bunga yang mirip dengan manggis atau semangka. Sebaliknya, rambutan memiliki rasa yang sedikit creamy dengan aroma yang lebih netral, seperti buah naga.

Tekstur daging di dalam buah cukup berbeda. Leci memiliki daging yang lebih kencang, sedangkan rambutan memiliki tekstur yang lebih lembut seperti agar-agar.

Leci dan rambutan adalah buah berukuran kecil hingga sedang, biasanya berukuran sekitar 2 sampai 3 cm. Leci cenderung sedikit lebih kecil dari rambutan, sedangkan rambutan terkadang bisa sedikit lebih besar, tergantung varietas dan kondisi pertumbuhannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau