Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Mengolah Stevia Menjadi Gula Bubuk dan Cair

Kompas.com, 14 Juni 2023, 13:56 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Stevia merupakan salah satu tanaman herbal yang banyak diminati. Stevia diketahui bisa menjadi pemanis alami untuk menggantikan gula tebu.

Hal tersebut dikarenakan daun stevia mengandung glikosida yang rasanya manis namun tidak menghasilkan kalori. Menurut sejumlah penelitian, pemanis dari stevia relatif lebih aman untuk penderita diabetes, tekanan darah tinggi, hingga penyintas obesitas.

Selain rendah kalori, daun stevia ternyata memiliki fungsi lain seperti berikut:

  • Menghambat pertumbuhan bakteri dan organisme lain yang menyebabkan infeksi.
  • Air dari daun stevia diketahui baik untuk perawatan kulit dan sering dimanfaatkan sebagai bahan sabun herbal, krim rambut, shampo, hingga masker kecantikan.
  • Stevia juga tidak menimbulkan kanker atau non karsinogenik sehingga tidak berbahaya untuk tubuh.

Baca juga: Mudah, Cara Menanam Stevia di Polybag

Daun stevia bisa dikonsumsi manusia setelah diolah menjadi gula. Dilansir dari Cybext Kementerian Pertanian, Rabu (6/4/2023), gula dari tanaman stevia terbagi menjadi dua jenis yakni bubuk dan cair. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Ilustrasi tanaman stevia, daun stevia.SHUTTERSTOCK/LINDA HALL Ilustrasi tanaman stevia, daun stevia.

Cara mengolah stevia menjadi gula bubuk

Glycoside merupakan senyawa yang menghasilkan rasa manis dari daun stevia. Untuk mendapatkan senyawa tersebut, diperlukan proses pengeringan.

Suhu pengeringan menjadi faktor penting dalam proses pembuatan gula stevia bubuk. Cara pembuatan gula stevia yaitu dengan mengeringkan daun stevia menggunakan panas matahari atau oven.

Suhu yang terlalu rendah akan menyisakan kandungan air, sedangkan suhu tinggi bisa membuat kandungan dalam stevia rusak. Suhu yang optimal untuk mengeringkan daun stevia yaitu sekitar 40 sampai 60 derajat Celcius.

Namun, suhu oven yang ideal untuk mengeringkan stevia sekitar 60 derajat Celcius. Setelah daun stevia kering, bisa segera dihaluskan. Kemudian, simpan stevia bubuk pada wadah bersih dan tempat yang kering.

Baca juga: Cara Menanam Stevia, Tanaman Pemanis Pengganti Gula

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Masa Depan Cerah Kakao Indonesia
Varietas Tanaman
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Kelapa Genjah Kopyor: Agronomi, Rantai Nilai, dan Pengembangan
Varietas Tanaman
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Meremajakan Kebun Kelapa untuk Industri Bernilai Tinggi
Varietas Tanaman
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Dari Rempah Dunia ke Kebun yang Rentan
Varietas Tanaman
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Aren Minahasa: Akar Tradisi dan Ekonomi Rakyat
Varietas Tanaman
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Aroma Cengkeh dan Perjuangan Petani Menembus Pasar
Varietas Tanaman
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Kopi Indonesia Naik Kelas: Inovasi, Entrepreneur, dan Nilai Tambah
Varietas Tanaman
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Cokelat Specialty: Mendorong Kakao Berdaya Saing
Varietas Tanaman
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau