Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menanam Pepaya di Pot agar Berbuah Lebat

Kompas.com - 16/06/2023, 20:55 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Pepaya adalah salah satu buah yang populer dikonsumsi dan dibudidayakan di Indonesia. Menanam pepaya dapat dilakukan di pot di pekarangan rumah, sehingga tidak membutuhkan lahan luas.

Dikutip dari laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Jumat (16/6/2023), agar proses budidaya pepaya dalam pot berjalan lancar, pastikan memilih jenis pepaya yang pohonnya tidak tumbuh terlalu besar.

Selain itu, pastikan juga jenis pepaya tersebut menghasilkan buah yang manis dan mengandung vitamin yang berguna bagi tubuh.

Baca juga: Begini Cara Membuat Pestisida Organik dari Daun Sirih dan Daun Pepaya

Ilustrasi buah pepaya. Longevity Ilustrasi buah pepaya.

Berikut cara menanam pepaya di pot agar berbuah lebat.

1. Memilih bibit pepaya

Cara menanam pepaya dimulai dari proses pemilihan bibit. Pada tahap ini, ada dua jenis bibit yang baik dipilih, yakni bibit unggul yang dibeli atau membuat bibit sendiri.

Untuk penanaman dalam pot, sangat disarankan memilih pepaya california karena jenis tersebut tidak terlalu besar dan cocok ditanam dalam pot.

2. Persiapan bibit pepaya

Untuk mendapatkan bibit pepaya yang baik, Anda perlu menyeleksi buah pepaya yang ingin diambil bijinya. Pilihlah buah pepaya dengan bentuk memanjang, tidak cacat, bebas dari penyakit, dan dibiarkan matang di pohon.

Baca juga: Mudah, Cara Membuat MOL dari Pepaya Busuk

Ambil biji yang terdapat di dalam buah pepaya dan lakukan proses perkecambahan dengan cara merendam biji pepaya semalam dalam air hangat kuku. Ambil biji yang tenggalam, cuci bersih lalu tiriskan dan masukkan biji dalam kantong plastik besar yang ditiup.

Ikat platik dengan rapat agar udara tidak bisa keluar. Dalam sekitar 7 sampai 12 hari biji akan mulai berkecambah.

Ilustrasi pohon pepayaPIXABAY/LUIS ANIBAL BOLIVAR Ilustrasi pohon pepaya

3. Pengolahan media tanam

Setelah bibit siap, cara menanam pepaya yang selanjutnya harus dilakukan adalah menyiapkan media tanam.

Proses menyiapkan media tanam pepaya dengan cukup mencampurkan tanah pekarangan dan pupuk kandang dengan menggunakan perbandingan 2:1.

Baca juga: Manfaat Garam Krosok untuk Tanaman Pepaya dan Cara Aplikasinya

Supaya media tanam dapat bekerja dengan baik, pastikan pupuk kandang sudah tua. Sebab, jika pupuk belum matang bisa menyebabkan panas dan membunuh tanaman.

Setelah media tanam siap, siapkan pot tanaman dengan diameter minimal 40 cm dan bagian bawahnya terdapat lubang drainase.

Lubang drainase tersebut harus ada, supaya sisa air dapat mengalir dan tanaman tidak busuk. Isi bagian paling bawah pot dengan pecahan genting, arang dapur, kerikil, supaya lubang drainasenya terjaga.

4. Penanaman bibit pepaya

Apabila bibit dan media tanam sudah siap, mulailah proses penanaman bibit pepaya dengan langsung menanam bibitnya dalam media tanam. Tanam bibit dengan posisi tegak, lalu pastikan bagian akar tertutup rata dengan tanah.

Baca juga: Simak, Cara Pemupukan Pohon Pepaya yang Benar

5. Perawatan pohon pepaya

Setelah pohon pepaya berumur sekitar 1,5 bulan, lakukan penyulaman dengan mencabut tanaman yang tumbuh jelek dan ganti dengan bibit baru. Amati pohon pepaya saat bunga mulai tumbuh pada ketiak daun di usia sekitar empat bulan.

Apabila bunga tumbuh tunggal, berarti bunga betina. Adapun jika bunga tumbuh bergerombol, maka itu bunga jantan.

Untuk pasokan nutrisi, lakukan pemupukan susulan pada minggu kedua menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos.

Tanaman pepayaPixabay/Falco Tanaman pepaya

Siram pohon pepaya setidaknya satu hari sekali jika lingkungan kering. Namun, jika curah hujan tinggi, pastikan saja tanah tidak kering.

Baca juga: Cara Membuat Pestisida Nabati dari Daun Pepaya, Mudah dan Murah

6. Panen pepaya

Panen buah pepaya bisa dilakukan ketika sudah memasuki masa tanam sembilan bulan dan banyak berbuah.

Buah pepaya yang dipetik harus buah yang mendekati stadium matang pohon dengan ciri garis kuning pada kulit buahnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau