Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kuntoro Boga
Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan, Kementan

Praktisi, Peneliti dan Pengamat Pertanian

Kopi Toraja, Primadona di Negeri Sakura

Kompas.com, 25 Oktober 2025, 07:30 WIB

Artikel ini adalah kolom, seluruh isi dan opini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan cerminan sikap redaksi.

Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

KOPI Indonesia, khususnya Kopi Toraja, telah lama menjelma menjadi primadona di kalangan pecinta kopi Jepang.

Hampir setiap penggemar kopi di Negeri Sakura mengenal Toraja Coffee sebagai sajian istimewa yang wajib dinikmati.

Bahkan, seorang eksekutif Key Coffee di Jepang, Yoshihasi, pernah menyebut biji kopi Toraja sebagai favorit nomor satu bagi para penikmat kopi di sana.

Popularitas kopi asal Sulawesi Selatan ini begitu tinggi, hingga menjadi semacam duta rasa Indonesia di kancah kopi Dunia.

Di Jepang, kopi Toraja dikenal luas dan dicitrakan sebagai produk kopi mewah. Sekitar 5.000 restoran dan kafe di Jepang menyajikan Kopi Toraja kepada pelanggan mereka.

Artinya, di mana-mana para pecinta kopi Jepang dapat menemukan menu “Toraja Coffee” dengan mudah.

Meski dari segi volume, kopi Toraja sebenarnya hanya mengisi sebagian kecil (kurang dari 2 persen) dari total penjualan kopi di Jepang, reputasinya luar biasa tinggi.

Kopi Toraja dianggap sebagai barang luks, di mana penikmat kopi di Jepang rela merogoh kocek lebih dalam demi secangkir Toraja yang autentik.

Baca juga: Liberika dan Excelsa: Jejak Eksotisme Kopi Nusantara

Harganya yang premium sebanding dengan kualitas dan kenikmatan yang ditawarkan. Tak heran bila kopi Toraja kerap dijuluki “Ratu Kopi” oleh pencinta kopi mancanegara, karena pamornya yang begitu harum dan eksklusif.

Keistimewaan kualitas dan rasa

Dari sisi rasa, kopi Toraja terkenal dengan body yang tebal, tapi keasaman rendah. Perpaduan rasa pahit dan asamnya sangat seimbang, dilengkapi uniknya aroma herbal dan rempah yang jarang ditemukan pada kopi lain.

Aromanya harum dengan sentuhan spice (rempah) dan sweetness (manis) yang meninggalkan aftertaste halus dan lembut di langit-langit mulut.

Banyak penikmat kopi tradisional menyukai kekayaan body kopi Toraja, sementara generasi pencinta kopi modern mengapresiasi nuansa fruity dan clean cup yang juga dimilikinya.

Dengan kata lain, karakter rasa kopi Toraja menjembatani selera old-school dan selera modern di dunia kopi specialty.

Keistimewaan rasa ini tentu tidak muncul begitu saja, melainkan hasil dari faktor alam dan proses pascapanen yang terjaga ketat.

Kopi Toraja ditanam di dataran tinggi pegunungan Sasean, Tana Toraja, pada ketinggian 1.400–2.100 mdpl. Kondisi tanah vulkanik dan iklim pegunungan memberi nutrisi dan karakter tersendiri pada biji kopi arabika yang tumbuh di sana.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Batam Siapkan 40 Hektar Lahan Cabai dan Jagung, Panen Perdana Akhir Desember
Batam Siapkan 40 Hektar Lahan Cabai dan Jagung, Panen Perdana Akhir Desember
Berita
Tekan Belanja Warga, Pemkot Makassar Targetkan Seluruh RW Punya Urban Farming
Tekan Belanja Warga, Pemkot Makassar Targetkan Seluruh RW Punya Urban Farming
Berita
Ada Bibit Pohon Gratis dari Kemenhut, Ini Syarat dan Cara Pengambilannya
Ada Bibit Pohon Gratis dari Kemenhut, Ini Syarat dan Cara Pengambilannya
Berita
Dunia Waspadai Krisis Pangan, Wamentan Operasikan Intelijen Pertanian
Dunia Waspadai Krisis Pangan, Wamentan Operasikan Intelijen Pertanian
Berita
Bukan Lagi Gulma Pengganggu, Eceng Gondok Disulap Jadi Solusi Pangan Keluarga
Bukan Lagi Gulma Pengganggu, Eceng Gondok Disulap Jadi Solusi Pangan Keluarga
Varietas Tanaman
Bukan Pupuk Biasa, Rahasia Prebiotik Ini Bikin Daya Jelajah Akar Melonjak 50 Persen
Bukan Pupuk Biasa, Rahasia Prebiotik Ini Bikin Daya Jelajah Akar Melonjak 50 Persen
Varietas Tanaman
Pertanian Global di Ujung Tanduk: Tertekan Inflasi, AI Merajalela
Pertanian Global di Ujung Tanduk: Tertekan Inflasi, AI Merajalela
Berita
Rahasia Klon Robusta Lampung: Pohon Tua 'Disulap' Berbuah Lebat
Rahasia Klon Robusta Lampung: Pohon Tua "Disulap" Berbuah Lebat
Varietas Tanaman
Pohon Teh Digergaji Demi Kebun Sayur, KDM Warning Kiamat Ekologis
Pohon Teh Digergaji Demi Kebun Sayur, KDM Warning Kiamat Ekologis
Berita
Layanan Kesehatan Ternak Masih Minim, Ratusan Sapi di Manokwari Terserang Parasit
Layanan Kesehatan Ternak Masih Minim, Ratusan Sapi di Manokwari Terserang Parasit
Berita
Kalahkan Ekspor Kopi, Biosolusi Diproyeksikan Sumbang Ekonomi Rp 36 Triliun
Kalahkan Ekspor Kopi, Biosolusi Diproyeksikan Sumbang Ekonomi Rp 36 Triliun
Varietas Tanaman
Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran Murka: Ini Amoral
Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium, Mentan Amran Murka: Ini Amoral
Berita
Kalender Warige Disebut Hanya 35 Persen Cocok Saat El Nino dan La Nina
Kalender Warige Disebut Hanya 35 Persen Cocok Saat El Nino dan La Nina
Berita
Golden Alisha, Melon Kuning yang Kian Populer dan Bisa Dipanen 3 Bulan
Golden Alisha, Melon Kuning yang Kian Populer dan Bisa Dipanen 3 Bulan
Varietas Tanaman
Setara Jawa, Beras Papua Barat Dipoles Jadi Produk Premium
Setara Jawa, Beras Papua Barat Dipoles Jadi Produk Premium
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau