Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ciri-ciri Buah Mangga Tua yang Siap Panen

Kompas.com, 3 Januari 2023, 15:17 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Mangga merupakan buah musiman yang muncul pada bulan-bulan tertentu saja. Buah ini memiliki rasa manis dan tekstur daging buah lembut.

Buah ini juga memiliki aroma harum. Nilai ekonomi buah ini cukup tinggi, sehingga banyak petani tertarik membudidayakan buah ini.

Akan tetapi, nilai jual buah ini sangat bergantung pada kualitas buah tersebut. Salah satu hal yang menentukan kualitas buah mangga yaitu masa panennya.

Baca juga: Cara Menanam Mangga Harum Manis agar Cepat Berbuah

Buah mangga yang dipanen saat sudah tua umumnya memiliki rasa yang lebih manis, daging buah lebih empuk, dan aromanya lebih kuat. Maka dari itu, waktu panen buah ini perlu diperhatikan dengan seksama.

Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga. PIXABAY/LOGGAWIGGLER Ilustrasi tanaman mangga, pohon mangga, buah mangga.

Dikutip dari situs Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah, Selasa (3/1/2023), berikut ini ciri-ciri mangga siap panen dan cara pemanenannya.

Ciri-ciri mangga tua yang siap panen

Buah mangga yang siap panen sebenarnya cukup mudah dikenali. Berikut kriteria buang mangga tua yang siap dipanen.

Baca juga: Cara Menanam Mangga di dalam Pot, Solusi untuk Lahan Sempit

  1. Lekukan yang ada di ujung buah mulai rata atau hampir hilang.
  2. Pori-pori buah mulai rata dan warnanya coklat.
  3. Lapisan lilin di permukaan buah mulai menebal.
  4. Cabang tangkai buah mulai kering sekitar 65 persen.
  5. Saat disentil, buah tidak mengeluarkan bunyi.
  6. Umur buah sekitar 90 sampai 120 hari setelah bunga mekar.

Cara panen buah mangga

Setelah mendapati buah mangga dengan ciri-ciri di atas, sebaiknya segera lakukan pemanenan. Tujuannya agar buah tidak jatuh ke tanah atau dimakan hama codot.

Pemanenan buah mangga dilakukan pada pagi atau sore hari. Adapun beberapa langkah panen buah mangga, seperti berikut:

Baca juga: Cara Merawat Pohon Mangga agar Berbuah Lebat

  1. Panen buah dengan menggunakan galah bergunting.
  2. Potong tangkai buah tersebut sepanjang 10 cm.
  3. Letakkan buah pada keranjang dengan posisi tangkai di bawah. Usahakan getah dari tangkai yang dipotong tidak mengotori buah.
  4. Tempatkan buah dalam boks plastik dengan kapasitas lebih dari 20 kg. pastikan boks tersebut sudah diberi alas kertas dan tempatkan pada area yang teduh.

Itulah ulasan seputar ciri-ciri mangga tua dan cara panen buah mangga yang benar. Lakukan pemanenan tepat waktu dengan cara yang benar agar kualitas buah yang dihasilkan baik dan harga jualnya tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Saatnya Kayu Manis Indonesia Laris di Pasar Global
Varietas Tanaman
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Gambir dan Nilai Tambah yang Harus Diwujudkan
Varietas Tanaman
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Ketika Vanili Menjadi Harapan Petani
Varietas Tanaman
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Kayu Manis Kerinci dan Peluang Rempah Indonesia di Pasar Dunia
Varietas Tanaman
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Mengapa Anak Muda Enggan Menjadi Petani?
Tips
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau