Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Catat, Ini Cara Agar Pohon Mangga Rajin Berbuah

Kompas.com, 9 Januari 2023, 16:13 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Budidaya mangga sebenarnya cukup mudah. Bahkan, tanaman ini sering kita jumpai di pekarangan rumah dan ditanam tanpa perawatan khusus.

Akan tetapi pada kondisi tertentu, pohon mangga seringkali sulit berbuah. Faktor yang menyebabkan pohon mangga tidak berbuah bisa karena faktor internal atau eksternal.

Lantas, bagaimana cara agar pohon mangga rajin berbuah? Dikutip dari Cybext Kementerian Pertanian, Senin (9/1/2023), berikut penjelasan selengkapnya.

Baca juga: Ciri-ciri Buah Mangga Tua yang Siap Panen

Lakukan pemangkasan cabang

Ilustrasi mangga harum manis, pohon mangga harum manis, tanaman mangga harum manis. SHUTTERSTOCK/RBAGUSDIANI Ilustrasi mangga harum manis, pohon mangga harum manis, tanaman mangga harum manis.

Pemangkasan cabang adalah kegiatan membuang cabang dan tunas yang sudah tidak berguna. Kriteria cabang yang perlu dipangkas yaitu cabang atau ranting mati, tunas air, cabang yang sudah melebar, dan cabang yang rapat, bersilangan, atau mengarah ke bagian dalam.

Selain itu, tajuk yang ada di bagian atas juga perlu dipangkas satu ruang agar tinggi pohon tetap optimal. Kegiatan pemangkasan bisa dilakukan setelah buah dipanen.

Pemupukan setelah panen selesai

Melakukan pemupukan setelah panen selesai juga menjadi salah satu cara agar pohon mangga rajin berbuah. Pemupukan berguna untuk menyediakan nutrisi yang diperlukan tanaman.

Baca juga: Cara Menanam Biji Mangga agar Cepat Tumbuh dengan Mudah

Pemupukan yang diberikan harus sesuai dengan kebutuhan tanaman. Jenis pupuk yang dapat diberikan yaitu pupuk kandang, NPK, ZA, dan KCl.

Aplikasi zat pengatur tumbuh paklobutrazol

Zat pengatur tumbuh atau ZPT merupakan hormon yang diberikan untuk mempercepat pertumbuhan dan produktivitas tanaman. Jika ingin pohon mangga yang ditanam cepat berbuah, maka Anda bisa memberikan ZPT paklobutrazol.

ZPT ini berguna untuk menghentikan fase vegetatif tanaman, sehingga tanaman bisa cepat berbunga. Akan tetapi, saat pemberian ZPT ini pastikan tanaman dalam kondisi sehat, tidak sedang bertunas, dan sudah berproduksi (tanaman produktif).

Cara aplikasi ZPT paklobutrazol bisa dengan menyiramkan ke area perakaran atau dengn injeksi ke batang tanaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Mengembalikan Daya Saing Teh di Pasar Global
Varietas Tanaman
Nilam, Masihkah Primadona?
Nilam, Masihkah Primadona?
Varietas Tanaman
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Gambir: Komoditas Tua dari Sumatera yang Diam-Diam Diburu Industri Dunia
Varietas Tanaman
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Kakao Indonesia 2026: Menguatkan Hulu dan Menjaga Hilir
Varietas Tanaman
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Aren, Pohon Liar yang Menyimpan Masa Depan
Varietas Tanaman
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Masa Depan Kelapa di Negeri Nyiur Melambai
Varietas Tanaman
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Saat Kita Terlalu Bergantung pada Beras
Varietas Tanaman
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Meraup Keuntungan dari Lada Lampung
Varietas Tanaman
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Surplus Pangan, Mengapa Impor?
Varietas Tanaman
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Kopi dan Kakao Indonesia: Komoditas Ekspor yang Paling Dicari Dunia
Varietas Tanaman
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Gula Aren dan Kebangkitan Ekonomi Desa Berbasis Agroforestri
Varietas Tanaman
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Mete Indonesia Makin Berjaya di Pasar Internasional
Varietas Tanaman
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Dari Kebun Kelapa dan Ladang Jagung Mereka Bangkit
Varietas Tanaman
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Menguatkan Akar dan Menjahit Masa Depan: Arah Baru Perkebunan Nasional
Varietas Tanaman
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Kopi dan Kayu Manis di Kerinci: Praktik Tumpangsari yang Menjaga Kebun Tetap Hidup
Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau