Baca juga: Ingin Menanam Belimbing di Pekarangan Rumah? Begini Caranya
Ilustrasi pupuk. Selain patogen, penyebab daun durian yang menguning dan rontok adalah kekurangan unsur hara sulfur. Menurut penjelasan dalam Plantix, daun yang kekurangan sulfur warnanya akan berubah menjadi hijau pucat.
Kemudian, daun akan berubah menjadi hijau kekuningan hingga kuning seluruhnya. Gejala ini biasanya ditemukan pertama kali pada daun bagian atas.
Baca juga: Mudah, Begini Cara Stek Durian agar Pertumbuhannya Cepat
Cara mengatasi daun durian menguning dan rontok akibat kekurangan sulfur bisa dilakukan dengan pengendalian hayati atau kimiawi. Pengendalian hayati dilakukan dengan cara pemberian kompos pupuk kandang dan pupuk daun.
Pupuk tersebut bisa menambah bahan organik dan memperbaiki defisiensi sulfur pada tanaman tersebut.
Sementara itu, pengendalian kimiawi dilakukan dengan pemberian pupuk kaya sulfur. Pemberian pupuk kimia kaya sulfur harus disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Pasalnya, kelebihan sulfur juga bisa menyebabkan masalah lain pada tanaman budi daya.
Baca juga: 4 Perawatan Tanaman Durian agar Tumbuh Subur dan Berbuah Banyak
Itulah cara mengatasi daun durian menguning dan rontok akibat patogen serta defisiensi sulfur.
Selain dpatogen dan kekurangan sulfur, tak menutup kemungkinan ada hal lain yang menyebabkan daun tanaman durian menguning dan rontok. Maka itu, Anda harus bisa memahami kondisi tanaman durian yang dibudidayakan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.