Potong styrofoam menyesuaikan diameter ember dan lapisi alumunium foil.
Buat lubang pada styrofoam tersebut.Atur jarak antar lubang agar penanaman kangkung tidak terlalu rapat.
Pasang net pot pada lubang tersebut dan atur ketinggiannya kurang lebih 5 cm dari dasar ember.
Potong rockwool dan tempatkan benih kangkung pada media tanam tersebut.
Setelah itu, letakan rockwool pada net pot.
Lakukan perawatan seperti; menambah larutan nutrisi, mengecek kondisi akar, dan menjaga menempatkan sistem hirdoponik tersebut pada tempat yang terkena sinar matahari.
Setelah tanaman tumbuh tinggi dan daunnya sudah cukup banyak, lakukan pemanenan dengan cara memotong tanaman di bagian pangkalnya. Pemanenan dengan cara ini membuat kangkung bisa tumbuh kembali dan dapat dipanen berulang kali setidaknya 2-3 kali dalam satu kali tanam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang