Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bagaimana Cara Mencangkok Durian? Ini Penjelasannya

Kompas.com - 17/09/2022, 16:08 WIB
Siti Nur Aeni ,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

Ilustrasi cangkok tanaman, mencangkok tanaman. SHUTTERSTOCK/LEISURETIME70 Ilustrasi cangkok tanaman, mencangkok tanaman.

Kedua, tentukan waktu pencangkokan yang tepat. Mencangkok tanaman sebaiknya dilakukan saat musim hujan. Tujunnya agar batang yang dicangkok tidak kekeringan.

Mencangkok tanaman saat musim kemarau sebenarnya bisa dilakukan, hanya cara Anda harus rutin menyiram batang yang dicangkok agar tidak kering.

Langkah berikutnya, cabang durian yang sudah dipilih harus dikuliti terlebih dahulu. Kemudian, lendir yang ada pada cabang tersebut dikerok atau dibersihkan dan dikeringkan setidaknya selama dua hari.

Baca juga: Cara Mencangkok Pohon Rambutan agar Cepat Berakar

Berikutnya, bungkus bekas sayatan dengan media cangkok. Anda bisa menggunakan media yang berasal dari serabut gambur, mos, atau tanah.

Jika ingin menggunakan tanah, pastikan untuk menambahkan pupuk kandang. Perbandingan antara pupuk dengan tanah sebanyak 1:1.

Media cangkok yang sudah ditempelkan pada bekas syaratan kemudian dibungkus dengan plastik atau sabut kelapa. Lalu, ikat dikedua ujungnya.

Akar cangkok akan keluar setelah 2-5 bulan. Setelah itu, batang cangkok bisa dipotong dan dipindahkan ke polybag yang sudah diisi dengan media tanam.

Tunggu sampai bibit durian hasil cangkokan beradaptasi dengan baik, baru setelah itu bibit dipindah tanam ke lahan terbuka.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Video Pilihan Video Lainnya >

Terkini Lainnya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Serat Alam dan Potensi Pengembangannya

Varietas Tanaman
Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Menjadikan Indonesia Pusat Hilirisasi Kelapa Dunia

Varietas Tanaman
'Superfood' Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

"Superfood" Daun Kelor: Nilai Gizi, Ekonomi, dan Lingkungan

Varietas Tanaman
Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Peluang Budidaya Kurma di Indonesia: Teknologi dan Kisah Sukses

Varietas Tanaman
Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Purwoceng, Ginseng Lokal Bernilai Tinggi

Varietas Tanaman
Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan Serai Wangi

Varietas Tanaman
Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Kakao Indonesia: Dari Potensi Lokal ke Produk Premium Dunia

Varietas Tanaman
Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Sensasi Pedas Jaman Majapahit: Memanfaatkan Kembali Cabai Jawa

Varietas Tanaman
Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Pala: Warisan Nusantara Menuju Pemanfaatan Global

Varietas Tanaman
Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Anggur Muscat dan Keberpihakan pada Buah Lokal

Varietas Tanaman
Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Mengenal Gula Bit: Inovasi Pemanis

Varietas Tanaman
Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Peluang Stevia dalam Diversifikasi Industri Gula

Varietas Tanaman
Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Mengoptimalkan Keunggulan Tanaman Obat Indonesia

Varietas Tanaman
Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Menggali Peluang Ekonomi dan Manfaat Kayu Manis

Varietas Tanaman
Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Kacang Mete: Komoditas Potensial di Lahan Marginal

Varietas Tanaman
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau